Prodem Duga Sentul City Langgar Prosedur SIPPT dalam Sengketa Lahan

- Jumat, 17 September 2021 | 14:57 WIB
Potret lahan milik Rocky Gerung dan warga yang diduga diserobot oleh PT Sentul City. (Ayobogor.com/Yogi Faisal)
Potret lahan milik Rocky Gerung dan warga yang diduga diserobot oleh PT Sentul City. (Ayobogor.com/Yogi Faisal)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) menilai PT Sentul City banyak melakukan pelanggaran prosedur. Hal ini berkaitan dengan sengketa lahan antara PT Sentul City dengan warga, termasuk aktivis Rocky Gerung.

Prodem menilai PT Sentul melanggar prosedur tentang Surat Izin Peruntukkan Penggunaan Tanah (SIPPT) hanya bermodal data berupa surat-surat kepemilikan tanah yang sudah didapat.

Ketua Prodem Iwan Sumuke mengatakan, banyak warga yang masih memiliki surat hak garap tanah yang ada di sana. Iwan juga akan mendampingi para pemilik tanah yang merasa dirampas haknya.

Baca Juga: Ganjil Genap Puncak Diberlakukan di Tiga Titik Masuk, Ini Lokasinya

“Berdasar data yang kami dapat, ternyata masih banyak sekali warga yang masih memiliki surat hak garap tehadap tanah yang ada di sana,” ujar Iwan di Youtube tvOne News, dilaporkan Ayoindonesia.com.

Seperti yang terjadi di sekitar rumah Rocky Gerung, Iwan menilai seharusnya Rocky Gerung sudah tidak memegang surat atas hak garap kalau PT Sentul City sudah melakukan ganti rugi atas hak tanah tersebut.

“Bung Rocky Gerung masih memegang surat beli soal hak garap. Jadi tidak mungkin sekitar 90 KK dan ada 6.000 orang kalau ini sudah melakukan ganti rugi,” ujar Iwan.

Menurut Iwan, SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangun) bisa terbit kalau PT Sentul City sudah melakukan ganti rugi pembebasan lahan yang dimiliki warga.

“SHGB itu bisa terbit kalau ada ganti rugi pembebasan lahan yang dimiliki warga,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus Narkotika Mendominasi Sidang di PN Cianjur

Selasa, 19 Oktober 2021 | 21:00 WIB
X