Medina Zein Lagi-lagi Dilaporkan ke Polisi, Kali Ini Kasus Pengancaman

- Jumat, 17 September 2021 | 06:32 WIB
Selebgram Medina Zein yang positif menggunakan narkoba akan menjalani rehabilitasi selama 3 bulan mulai hari ini, Jumat (3/1/2020). (Instagram/@medinazein)
Selebgram Medina Zein yang positif menggunakan narkoba akan menjalani rehabilitasi selama 3 bulan mulai hari ini, Jumat (3/1/2020). (Instagram/@medinazein)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Medina Zein akhirnya resmi dilaporkan ke polisi pada Kamis, 16 September 2021. Istri Lukman Azhari itu dilaporkan oleh Samira.

Dilansir dari Suara.com, hal itu diungkap langsung oleh Ahmad Ramzy selaku kuasa hukum Samira. Dia mengungkapkan, laporannya ini terkait bisnis travel umrah milik Medina Zein.

"MZ (Medina Zein) selaku pemilik travel yang waktu itu belum bisa memberangkatkan jamaahnya," kata Ahmad Ramzy di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 16 September 2021.

Baca Juga: Rahasia Omzet UMKM Makanan dan Minuman di Bandung Naik Hingga 70 Persen

Medina Zein sempat meminjam uang kepada suami Samira pada 2018 untuk pemberangkatan jamaah umrah. Duit tersebut totalnya mencapai Rp 240 juta. Perempuan itu sempat memberikan cek yang diduga palsu untuk membayar utangnya.

"Cek itu tidak bisa dicairkan," beber Ahmad Ramzy.

Namun begitu, Medina Zein sempat membayar sebagian utangnya. Kini hanya tersisa Rp 70 juta. Sayangnya ketika kliennya hendak menagih sisa utang tersebut, Medina Zein justru mengancam akan memenjarakan Samira.

"Padahal beliau ini menagih haknya makanya kita buat laporan polisi," terangnya.

Karenanya, Medina Zein dilaporkan atas kasus dugaan pengancaman. Laporan tersebut terdaftar dengan nomor perkara 4590/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Medina Zein dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik

Medina Zein resmi dilaporkan ke polisi atas dugaan pencemaran nama baik oleh Marissya Icha. Marissya didampingi kuasa hukumnya, Ahmad Ramzi telah melaporkan Medina Zein ke Polda Metro Jaya pada Senin, 13 September 2021.

Baca Juga: Ijazah Siswa Ditahan Gegara Tak Mampu Lunasi Biaya Sekolah, Pemprov Jabar Diminta Lakukan Hal Ini

"Hari ini kita buat laporan polisi yang langsung dilaporkan Marissya terkait tindak pidana pencemaran nama baik lewat medsos. Pasal 310, 311 Juncto 27 UU ITE. Terlapornya adalah MZ," kata Ahmad Ramzi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Marissya Icha mengatakan, dugaan pencemaran nama baik itu dilakukan lewat Instagram Stories. Dia menilai Medina telah memfitnahnya dan keluarga.

"Fitnah saya dan sudah rugikan saya dari pihak kantor, pihak keluarga sampai bawa-bawa nama kakak saya, anak saya dengan bahasa-bahasa yang sangat mengerikan," ujar Marissya Icha.

Marissya Icha menduga Medina Zein sengaja melakukan hal itu karena ia sempat membongkar soal tas dagangan KW hingga perihal utang piutang.

"Saya sebelumnya ada permasalahan dengan MZ melalui medsos juga. Ada yang barang yang dia berikan dan cek-cek yang dia berikan, bukti transfer yang dia berikan tapi nggak masuk-masuk gitu. Mungkin tidak terima kepada saya dan sehingga fitnah saya," katanya.

Laporan Marissya Icha telah terdaftar dengan nomor LP/B/4517/IX/2021/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 13 September 2021. Adapun, terlapor diduga melanggar Pasal 310 KUHP, dan 311 KUHP dan atau Pasal 27 ayat 3 UU RI No 19 Tahun 2016 perubahan atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Baca Juga: Rizky Billar Akhirnya Jawab Soal Tudingan Lesti Kejora Hamil Duluan, Menohok!

Sebelumnya, Marissya Icha mengungkap bahwa Medina menjual tas branded palsu alias KW kepadanya beberapa waktu lalu.

Tidak terima dengan barang palsu yang dijual, Marissya Icha meminta uang yang telah ia berikan kepada Medina untuk dikembalikan. Namun, uang itu hingga kini belum sepenuhnya dikembalikan oleh Medina Zein.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X