Panglima Santri Jabar Buka Suara Soal Santri Tutup Telinga saat Dengar Musik

- Kamis, 16 September 2021 | 15:02 WIB
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Video sejumlah santri menutup telinga dan menunduk saat hendak divaksin viral di media sosial. Para santri itu menutup telinga disinyalir lantaran di lokasi vaksinasi terdengar alunan musik barat.

"Masya Allah, santri kami sedang antre vaksin,” terdengar suara seorang pria yang disinyalir sebagai pengambil video. Kemudian dirinya menyebutkan, bahwa di lokasi vaksinasi tersebut tengah diputar lagu Jeremy Zucker yang menyanyikan Comethru.

"Qodarullah, di tempat vaksin ini diputar musik. Anda lihat jika santri-santri kami tengah menutup telingannya, agar tidak mendengarkan musik itu. Barokallah," kata dia.

Baca Juga: Jelang Uji Coba PTM, 26 Santri di Kota Bogor Positif Covid-19

Menanggapi viralnya video sejumlah santri yang menutup telinga saat hendak divaksin, Panglima Santri Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, dalam kitab Sulamutufiq allatulahu itu hukumnya haram.

Menurutnya jelas, kalau ada santri mendengar musik seperti itu akan menutup telinga dan jangan dianggap salah didik.

“Tapi kalau menutup telinga tidak mau mendengar musik itu sudah sesuai dengan kita sulamuttaufiq. Artinya para santri ini sudah mengaplikasinya dari ilmu yang diperoleh dari gurunya,” ujar Uu, Kamis, 16 September 2021.

Uu menyebut, dalam Islam ada berbagai macam pemahaman keagamaan. Seperti imam yang dipegang, dan fatwa yang dipegang. Agama dan negara juga bertoleransi terhadap perbedaan, sehingga jika terjadi perbedaan harus saling menghargai.

“Memang secara kebiasaan mungkin orang yang dengar musik tidak ditutup telinga. Tapi kan kalau memakai apalagi dia berpaham sufi, pasti akan lebih apik dan lebih hati-hati. Sepanjang tidak mengganggu tatanan negara dan pemerintahan, tidak meresahkan masyarakat, dan tidak melanggar agama, kenapa tidak? Santri harus ada penghargaan dan perhatian,” ucapnya.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X