Ada Program Sertifikasi Halal Gratis untuk UMK, Ini Syaratnya

- Kamis, 16 September 2021 | 11:50 WIB
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki menyebut produk makanan halal Indonesia belum masuk 10 besar dunia berdasarkan laporan State of Global Islamic Economy 2019-2020. Ini menjadi tantangan bagi pelaku usaha, terutama dalam melakukan sertifikasi halal produk makanannya. (Republika/Putra M. Akbar)
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki menyebut produk makanan halal Indonesia belum masuk 10 besar dunia berdasarkan laporan State of Global Islamic Economy 2019-2020. Ini menjadi tantangan bagi pelaku usaha, terutama dalam melakukan sertifikasi halal produk makanannya. (Republika/Putra M. Akbar)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Program Sertifikasi Halal Gratis atau Sehati tahun 2021 tengah berlangsung. Program ini diperuntukkan bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

Dilansir dari Republika.co.id, Pelaksana Tugas Kepala BPJPH Kemenag, Mastuki menjelaskan peserta program Sehati adalah UMK dengan produk yang terkategori dikenai kewajiban bersertifikat halal sebagaimana diatur dalam Pasal 1 Undang-undang No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

Produk tersebut berupa barang dan/atau jasa yang terkait makanan, minuman, obat, kosmetik, produk kimiawi, produk biologi, produk rekayasa genetik, serta barang gunaan yang dipakai, digunakan, atau dimanfaatkan oleh masyarakat.

Baca Juga: Jelang Turnamen Bulutangkis Beregu, Atlet Indonesia Dapat Asupan Psikologi

"Jadi, program Sehati ini hanya dapat diikuti bagi pelaku UMK dengan produk seperti diatur dalam Pasal 1 UU JPH. Sebagai contoh, misalnya UMK dengan produk makanan dan minuman tentunya termasuk di sini," kata Mastuki dalam keterangan yang diterima, Kamis, 16 September 2021.

Produk makanan dan minuman merupakan jenis produk yang telah dikenai penahapan kewajiban bersertifikat halal, sebagaimana telah diberlakukan sejak tanggal 17 Oktober 2019 hingga 17 Oktober 2024.

Untuk mengikuti program Sehati, Mastuki menyebut ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelaku UMK, baik persyaratan umum maupun persyaratan khusus. Setidaknya, ada lima persyaratan umum yang wajib dipenuhi oleh pelaku UMK.

Syarat UKM Ikuti Program Sertifikasi Halal Gratis

Syarat yang dimaksud antara lain:

a. Belum pernah mendapatkan Fasilitasi Sertifikasi Halal dan tidak sedang/akan menerima Fasilitasi Sertifikasi Halal dari pihak lain;

b. Memiliki aspek legal yaitu Nomor Induk Berusaha (NIB);

c. Memiliki modal usaha/aset di bawah Rp 2.000.000.000,00 yang dibuktikan dengan data yang tercantum dalam NIB;

d. Melakukan usaha dan berproduksi secara kontinu minimal 3 tahun;

Baca Juga: Survei Ungkap Alasan 70 Persen Masyarakat Tak Butuh Vaksin

e. Mendaftarkan 1 jenis produk, dengan nama produk paling banyak 20 dan produk berupa barang (bukan penjual/reseller).

Syarat Khusus UKM Ikuti Program Sertifikasi Halal Gratis

Selain itu, pelaku UMK juga wajib memenuhi persyaratan khusus berikut:

1) Memiliki surat izin edar atau surat izin lainnya atas produk dari dinas/instansi terkait;

2) Memiliki outlet dan fasilitas produksi paling banyak satu;

3) Bersedia memberikan foto terbaru saat proses produksi;

4) Bersedia membiayai pengujian kehalalan produk di laboratorium secara mandiri jika diperlukan untuk mendukung proses pemeriksaaan oleh Lembaga Pemeriksa Halal atau LPH.

Baca Juga: Fakta Unik Tendangan Ronaldo Jatuhkan Petugas Keamanan Wanita Saat Pemanasan

Itulah informasi tentang Syarat UMK Ikuti Program Sertifikasi Halal Gratis. Semoga informasi ini bermanfaat.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jemaah Bisa Umrah Setelah Karantina Lima Hari

Jumat, 22 Oktober 2021 | 10:34 WIB
X