Survei Ungkap Alasan 70 Persen Masyarakat Tak Butuh Vaksin

- Kamis, 16 September 2021 | 10:42 WIB
ilustrasi Masih ada masyarakat yang enggan mendapatkan vaksin Covid-19. Alasan utamanya merasa tidak butuh vaksin selama bisa menjaga imunitas tubuh. (Pixabay)
ilustrasi Masih ada masyarakat yang enggan mendapatkan vaksin Covid-19. Alasan utamanya merasa tidak butuh vaksin selama bisa menjaga imunitas tubuh. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Hingga saat ini pemerintah masih terus berupaya melakukan program vaksinas Covid-19 di seluruh Indoneisa. Tapi, ternyata masih ada masyarakat yang enggan untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Gambaran itu terungkap dalam Hasil survei Change.org Indonesia, Katadata Insight Center (KIC) dan KawalCOVID19.id. Dalam survei yang disebarkan 6-21 Agustus 2021 secara online ke seluruh Indonesia dengan melibatkan 8.299 responden menggunakan metode convenience sampling, ada 701 responden yang menyebutkan bahwa mereka belum dan tidak ingin divaksinasi.

"Alasan utamanya adalah merasa tidak membutuhkan vaksin selama bisa menjaga imunitas tubuh (70,2 persen), tidak percaya efektivitas vaksin (53,7 persen), dan memiliki penyakit bawaan (12,4 persen)," kata Manajer Riset Katadata Insight Center (KIC), Vivi Zabkie dinukil Suara.com.

Baca Juga: Jadwal Pemadaman Listrik Kabupaten Bandung Hari ini, 16 September 2021

Sekitar 76 persen dari responden yang belum dan tidak ingin divaksinasi adalah kelompok dewasa muda berusia 18-44 tahun.

Dalam lanjutan paparannya, Vivi menyebutkan bahwa dari 1.130 responden yang bersedia namun belum divaksinasi, 26,2 persen dari mereka menyebutkan tidak tahu cara mendapatkan vaksin. Mayoritas dari kelompok ini berharap agar informasi tentang vaksinasi muncul di kanal yang bersifat langsung dan dekat dengan lingkungan mereka, seperti pengumuman dari ketua RT/RW (60,5 persen), disusul kanal informasi publik non pemerintah (50,8 persen).

Sebanyak 79,2 persen responden yang belum yang bersedia namun belum divaksinasi menjawab bahwa mereka mengetahui apakah mereka memenuhi syarat untuk divaksinasi atau tidak.

Di kelompok yang sudah divaksinasi maupun yang belum tapi ingin divaksinasi (total: 7,528 orang), 80,2 persen menyatakan mudah mendapatkan informasi tentang jenis-jenis dan kemanjuran vaksin. Rata-rata dari mereka mendapatkan informasi tersebut melalui kanal informasi publik non pemerintah (61,9 persen), disusul media sosial pemerintah pusat (42.2 persen) dan pemberitaan/iklan di televisi (24,6 persen).

Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 21 Kapan Dibuka? Ini Bocorannya

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

9 Daerah Turun Status ke PPKM Level 1, Ada Bandung?

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:47 WIB

Resmi! PPKM Diperpanjang Lagi hingga 1 November 2021

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:25 WIB

Kemenag Siap Selenggarakan Haji, Ini Syaratnya

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:14 WIB

4.874 Akun Pinjol Ilegal Ditutup Kemenkominfo

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 10:04 WIB
X