Miliki Arsitektur Unik, Ini Cerita di Balik Nama Masjid Jami Tine Tang Bogor

- Rabu, 15 September 2021 | 22:45 WIB
Masjid Jami Tine Tang, Bogor (Ist)
Masjid Jami Tine Tang, Bogor (Ist)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Masjid Jami Tine Tang yang terletak di area Tol Lingkar Luar Bogor Ring Road cukup menarik perhatian masyarakat. Pasalnya, masjid tersebut memiliki arsitekur unik bergaya Tionghoa. Selain itu, namanya pun memiliki unsur Tionghoa yang kental.

Masjid tersebut diresmikan oleh Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto pda 8 April 2021 lalu. Pengusaha jalan tol, Mohammad Jusuf Hamka sebagai pemrakarsa pembangunan Masjid ini menuturkan cerita di balik pemberian nama masjid. Termasuk alasan Menko Airlangga meresmikannya.

Jusuf Hamka yang juga akrab disapa Babah Alun menceritakan, Masjid tersebut sejak awal dibangun olehnya. Sebelumnya, Jusuf juga sudah membangun Masjid bergaya oriental di kolong Tol Layang Tanjung Priok, Papanggo, lalu di kolong tol Ir Wiyoto, Jalan Pasir Putih, Ancol, Pademangan. Juga satu masjid lagi di pinggiran Tol Depok-Antasari, Cilandak, Jakarta Selatan.

Semuanya ia beri nama Masjid Babah Alun. Masjid di Tol Lingkar Luar Bogor ini rencana awalnya akan menjadi Masjid Babah Alun yang keempat. Namun suatu ketika, Jusuf yang juga menjadi salah satu staf khusus Menko Perekonomian, mendapat pertanyaan dari Menko Perekonomian Airlangga yang saat itu baru melewati Masjid yang tengah dibangunnya.

Airlangga saat itu mengatakan bahwa ia juga punya niatan ingin membangun masjid, untuk kedua orang tuanya, yakni Ibu Hartini dan Almarhum Pak Hartarto Sastrosunarto. Airlangga juga mengaku tertarik pada Masjid yang dibangun Jusuf.

Karena mengenal cukup baik keluarga orang tua Airlangga, Jusuf menyanggupi masjid tersebut untuk dikelola Airlangga. Namun, dia menanyakan apakah dirinya tidak keberatan dengan gaya masjid oriental yang telah dia desain.

Airlangga menilai desain arsitekturnya cukup bagus. Namun ia menolak jika Masjid yang dibangun Jusuf Hamka diberikan begitu saja.

"Waktu itu sambil bercanda beliau bilang, saya nggak mau ambil saya mau akuisisi," kata Jusuf menirukan perkataan Airlangga.

Jusuf sempat menolak, namun Airlangga tetap tidak mau. Akhirnya disepakati, biaya pembangunan Masjid tersebut diambil alih Airlangga, dan Jusuf Hamka akan membangun Masjid baru di tempat lain.

Halaman:

Editor: Nur Khansa Ranawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jawa Barat Diklaim Sudah Bebas dari Zona Oranye

Jumat, 24 September 2021 | 22:27 WIB

UID-Gajah Tunggal Teruskan Sentra Vaksinasi di Karawang

Kamis, 23 September 2021 | 13:09 WIB

22 Persen Pengguna Narkoba Cianjur Didominasi Pelajar

Rabu, 22 September 2021 | 21:24 WIB

Bupati Yakin Cianjur Sudah Layak PPKM Level 1

Rabu, 22 September 2021 | 18:06 WIB

Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Empat Orang Tewas

Rabu, 22 September 2021 | 11:40 WIB
X