Kecelakaan Jalur Gentong Tasikmalaya dan Misteri Nyai Sinden Neng Syarifah

- Rabu, 15 September 2021 | 16:14 WIB
Jalan Raya Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)
Jalan Raya Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Jalan Raya Gentong di Tasikmalaya dikenal sebagai jalur tengkorak. Sebagai pertanda jalur Gentong merupakan jalur rawan kecelakaan, di pinggir jalannya di pasang rambu-rambu berlambang tengkorak.

Bahkan polisi membuat sebuah tugu dengan sepeda motor ringsek di atasnya. Kondisi Jalan yang berkelok dan menanjak atau menurun serta berada di antara tebing dan jurang, membuat jalur ini cukup mengerikan bagi pengendara.

Bahkan pada Rabu, 15 September 2021, hari ini, dua truk masuk jurang sedalam 15 meter di jalur itu.

Baca Juga: Gentong, Jalur Tengkorak Rawan Kecelakaan dan Longsor

Bagi sebagian masyarakat Gentong, kecelakaan lalu lintas di jalur tersebut tidak semata-mata lantaran persoalan teknis kendaraan. Kecelakaan kerap dikaitkan dengan cerita misteri Nyai Sinden bernama Neng Syarifah yang berkembang di tengah masyarakat setempat.

Salah seorang warga yang ditemui Ayotasik.com, Aip (38), mengatakan, cerita tentang Nyai Sinden Neng Syarifah sudah ada sejak 1940-an. Konon, Nyai Sinden Neng Syarifah merupakan sinden panggung asal Gentong. Ia disebut memiliki paras yang cantik dengan rambut bersanggul dan memakai kebaya merah juga berselendang merah.

"Kata orang tua dulu, Neng Syarifah itu seorang sinden dalam sebuah grup ronggeng di Kadipaten dan banyak penggemar. Pakaiannya serba merah," ujar Aip.

Jadi Tumbal Pembangunan Jembatan

Aip menuturkan, dari cerita yang berkembang di masyarakat, Nyai Sinden berkebaya merah itu dijadikan tumbal untuk pembangunan jembatan yang dikenal dengan Jembatan Sarongge, di Kampung Gentong, Desa Buniasih, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya pada zaman penjajahan Belanda.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Isak Tangis Warnai Pemakaman Korban Bentrokan Ormas

Senin, 27 September 2021 | 21:33 WIB

Longsor Terjang Rumah Warga di Galeong Tasikmalaya

Senin, 27 September 2021 | 15:08 WIB

Kantin Sekolah di Cianjur Dilarang Buka, Ini Alasannya

Senin, 27 September 2021 | 12:12 WIB

Jawa Barat Diklaim Sudah Bebas dari Zona Oranye

Jumat, 24 September 2021 | 22:27 WIB
X