Kemenkes Waspadai Varian Baru Covid-19, Apa Saja?

- Rabu, 15 September 2021 | 11:21 WIB
Ilustrasi -- virus; Kemenkes mewaspadai sejumlah varian baru virus corona Covid-19.  Selama masih belum dapat terkendali virus corona masih mungkin bermutasi. (Freepik)
Ilustrasi -- virus; Kemenkes mewaspadai sejumlah varian baru virus corona Covid-19. Selama masih belum dapat terkendali virus corona masih mungkin bermutasi. (Freepik)

Kemenkes mewaspadai sejumlah varian baru virus corona Covid-19, apa saja variannya?

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Selama masih belum dapat terkendali dengan baik, virus corona masih mungkin untuk bermutasi. Bahkan, varian MU yang banyak dibahas mungkin bukan mutasi yang terakhir.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengatakan terdapat beberapa jenis varian baru yang lahir akibat adanya mutasi virus SARS-CoV-2 yang harus lebih diwaspadai.

“Kita harus terus waspada walaupun saat ini kita sudah cukup berhasil keluar dari gelombang kedua. Kita tahu 98 persen virus Covid-19 yang beredar di negara kita ini adalah varian delta, tapi tidak menutup kemungkinan munculnya varian-varian baru yang sudah terdeteksi, juga di negara-negara lain,” kata Nadia dinukil Suara.com.

Baca Juga: 14 HP Layar 6,5 Inch Murah 1 Jutaan Terbaik 2021, dari Redmi hingga Samsung!

Ia memaparkan bahwa varian baru yang perlu diwaspadai itu telah masuk ke dalam kategori variant of Interest (VOI). Beberapa varian baru tersebut, yakni varian lambda yang telah dilaporkan oleh sebanyak 42 negara dan varian mu yang juga dilaporkan oleh 49 negara.

“Dia bisa menyerang, mulai dari bayi, balita, orang dewasa, bahkan pada lansia (penduduk lanjut usia). Kita melihat pada usia lansia ini risikonya menjadi lebih tinggi, bahkan pada orang yang memiliki komorbid (penyakit bawaan), begitu juga pada anak-anak,” kata Nadia.

Baca Juga: CARA LOLOS KARTU PRAKERJA GELOMBANG 21 agar Dapat Uang Rp 3,55 juta

Ia mengimbau bagi seluruh warga supaya tidak mengalami euforia melihat jumlah kasus aktif di Indonesia yang mulai turun dan sesegera mungkin melakukan vaksinasi untuk dapat memproteksi diri dari berbagai jenis varian yang mulai terdeteksi hingga di kawasan Asia Tenggara.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Mudah Tukar Kode Voucher Pelatihan Kartu Prakerja

Minggu, 26 September 2021 | 21:55 WIB

Aplikasi Pedulilindungi Mau Jadi Alat Pembayaran?

Minggu, 26 September 2021 | 16:46 WIB
X