Penggelapan Uang Nasabah BNI Makassar Rp 45 Miliar, Ada Dugaan Persekongkolan

- Rabu, 15 September 2021 | 10:12 WIB
Logo Bank BNI. (ist)
Logo Bank BNI. (ist)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Kasus penggelapan dana nasabah BNI Makassar senilai Rp45 miliar diduga ada persekongkolan di internal korporasi tersebut.

Pakar Ekonomi Universitas Pasundan (Unpas) Acuviarta Kartabi menduga adanya keterlibatan kembali orang internal bank atau persekongkolan di kasus penggelapan dana nasabah sebesar Rp45 miliar.

Sebelumnya, oknum pegawai BNI, MBS, ditetapkan sebagai tersangka perkara dugaan tindak pidana penggelapan uang nasabah senilai Rp 45 miliar dan ditahan 20 hari ke depan per 13 September 2021.

Baca Juga: Pegawai Bawa Kabur Uang Rp45 M, BNI Bisa Dijerat Pasal Berlapis

"Secara umum ini ada keterlibatan orang dalam (bank BNI), termasuk ada persekongkolan yang mungkin terjadi di BNI," ujar Acuviarta, Rabu, 15 September 2021.

Meski demikian, pihak bank sendiri semestinya mengevaluasi kinerja dari manajemen risiko. Penggelapan tersebut bisa berdampak sistemik kepada data nasabah lainnya akibat kelemahan jaminan perlindungan dari teknologi informasi.

"Harus ada penguatan di manajemen risiko mengapa hal semacam ini (penggelapan dana nasabah) tidak terpantau," katanya.

"Ada kelemahan di direktur kepatuhan, komite tata kelola, dan komite risiko, struktur itu harus dievaluasi ulang, yang nantinya bisa meminimalisir kejadian serupa," ujarnya.

Baca Juga: Pegawai BNI yang Gelapkan Rp 45 Miliar Ditahan Polisi 20 Hari

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kapan Kartu Prakerja Gelombang 22 Dibuka? Ini Jawabannya

Kamis, 23 September 2021 | 10:59 WIB

Jadwal Resmi Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

Kamis, 23 September 2021 | 10:23 WIB

Pegawai Jiwasraya Protes Dirugikan: Cuti Tidak Dibayar

Rabu, 22 September 2021 | 22:42 WIB
X