Miris! 1.600 Lebih Lansia di Bogor Tertekan Stres dan Malnutrisi

- Senin, 13 September 2021 | 16:38 WIB
[Ilustrasi lansia] Ancaman stres dan kekurangan nutrisi (malnutrisi) pada lansia Kota Bogor masih cukup tinggi. Jumlahnya bahkan lebih dari 1.600 orang. (Pixabay/truthseeker08 )
[Ilustrasi lansia] Ancaman stres dan kekurangan nutrisi (malnutrisi) pada lansia Kota Bogor masih cukup tinggi. Jumlahnya bahkan lebih dari 1.600 orang. (Pixabay/truthseeker08 )

Penyakit stress dan kekurangan nutrisi (malnutrisi) pada lansia Kota Bogor masih cukup tinggi. Jumlahnya bahkan lebih dari 1.600 orang.

TANAHSAREAL, AYOBANDUNG.COM — Selain Covid-19, permasalahan gizi juga turut disoroti jajaran Komisi IV DPRD Kota Bogor.

Terbukti, hal tersebut menjadi topik pembahasan pihaknya bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Bogor.

Sekretaris Komis IV DPRD Kota Bogor Endah Purwanti menyampaikan catatan penting terkait kesehatan warga Kota Bogor.
 
Menurut data yang Endah terima, ancaman stres dan kekurangan nutrisi (malnutrisi) pada lansia Kota Bogor masih cukup tinggi.
 
Berdasarkan data yang ada pada pihaknya, sebagaimana dilansir Ayobogor.com, pada Januari hingga Agustus 2021 kemarin sebanyak 1442 lansia Kota Bogor mengalami stres. Sementara 232 lansia lainnya mengalami malnutrisi.
 
"Tentunya hal ini harus menjadi perhatian bagi kita semua, dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat," kata Endah, Senin, 13 September 2021.
 
Endah meminta kepada instansi terkait agar memaksimalkan betul fasilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di setiap rumah sakit.
 
Ia juga meminta agar pemerintah mendorong setiap fasilitas pelayanan kesehatan menyediakan obat-obatan yang memadai.
 
"Kasus stres ini tidak bisa dianggap remeh. Setiap rumah sakit kalau bisa menyediakan obat dan fasilitas pengobatan yang memadai. Ini tentunya harus jadi perhatian kita semua," bebernya.
 
Tidak hanya itu, ia juga meminta kepada dinas terkait untuk memaksimalkan edukasi kepada masyarakat, agar tidak ada lagi lansia di Kota Bogor yang kekurangan nutrisi (malnutrisi).
 
Endah juga meminta agar pemerintah memperbaiki layanan kesehatannya. Khususnya bagi masyarakat peserta BPJS Kesehatan Kelas III.
 
Menurutnya, keberadaan ruang ICU di setiap rumah sakit untuk kebutuhan pasien Kelas III belum sepenuhnya maksimal. Bahkan tergolong belum sesuai dengan amanat PP Nomor 47 tahun 2021.
 
“Setiap rumah sakit itu minimal ada 20 persen untuk kasur kelas III, nah ini belum dipenuhi. Sehingga saya minta agar setiap rumah sakit yang ada di Kota Bogor untuk segera memenuhi kriteria ini,” tutupnya.
 
7 Cara Mengelola Stres saat Pandemi agar Imunitas Tetap Terjaga

Masa pandemi yang belum berakhir menimbulkan permasalahan sendiri bagi masyarakat.

Di satu sisi imunitas harus tetap baik agar tidak tertular virus Covid-19, namun di sisi lain situasi yang sulit justru menimbulkan stres.

Lalu bagaimana cara mengelola stres saat pandemi?

Pengaruh Stres pada Imunitas Tubuh

Di masa pandemi saat ini masyarakat dituntut untuk menjaga kondisi tubuhnya agar tetap fit dan imunitasnya tetap baik.

Namun bukan hanya tubuh saja yang harus sehat, kondisi psikis juga harus sehat dan tidak stres karena akan sangat berpengaruh pada imunitas itu sendiri.

Ketika Anda stres maka tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol dalam jumlah yang tinggi.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Susur Sungai, Belasan Siswa MTs Tewas Terbawa Arus

Jumat, 15 Oktober 2021 | 22:01 WIB

Pencuri Helm Berkeliaran di Kompleks Pemkab Cianjur

Jumat, 15 Oktober 2021 | 21:40 WIB

Waduh, Pasangan Nikah Siri Didominasi Orang Kota

Rabu, 13 Oktober 2021 | 22:05 WIB

Bunga Bangkai Raksasa Tumbuh di Kebun Raya Cibodas

Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:26 WIB
X