BLT BPJS Ketenagakerjaan Segera Cair, Ini Data yang Harus Dilengkapi untuk Buka Rekening Bank Himbara

- Senin, 13 September 2021 | 07:38 WIB
Ilustrasi -- BLT BPJS Ketenagakerjaan. (Pixabay)
Ilustrasi -- BLT BPJS Ketenagakerjaan. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan akan ditransfer lewat rekening Bank Himbara. Maka itu, bagi kamu yang merupakan penerima bantuan tersebut mesti memiliki rekening bank Himbara.

Dilansir dari indonesiabaik.id, pekerja/buruh yang telah memenuhi persyaratan dan belum memiliki rekening Bank Himbara akan dibukakan rekening baru secara kolektif. Bagaimana caranya? perhatikan informasi berikut.

Cara Membuka Rekening Kolektif bank Himbara untuk BLT BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan dan Kemenaker akan memfasilitasi pekerja untuk membuka akun rekening bank secara kolektif di bank bagi pekerja penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan yang tidak memiliki rekening Bank Himbara.

Nantinya, setiap perusahaan wajib mengumpulkan data penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan mengenai:

Baca Juga: Kemenangan Persib Sisakan Sedikit Masalah di Lini Tengah

1. Nomor induk kependudukan (NIK)
2. Nama lengkap
3. Tempat dan tanggal lahir
4. Alamat
5. Nama ibu kandung
6. Nomor telepon seluler yang masih aktif
7. Alamat e-mail

Lalu, pihak HRD perusahaan atau perwakilan pemberi kerja dan tenaga kerja diharapkan segera menyampaikan kelengkapan data melalui menu Pelaporan Data Perusahaan di situs web resmi BPJS Ketenagakerjaan alias BP Jamsostek (www.bpjsketenagakerjaan.go.id) atau bisa juga dengan melakukan koordinasi dengan Kantor Cabang BP Jamsostek setempat.

Kriteria Penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan

Dilansir dari Ayojakarta.com, berikut rangkuman kriteria pekerja atau buruh yang berhak menerima BSU 2021:

1. Warga Negara Indonesia (WNI)

2. Pekerja atau buruh penerima upah

3. Terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan

4. Pekerja atau buruh calon penerima BSU atau BLT BPJS Ketenagakerjaan berada di Zona PPKM IV sesuai dengan instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2021 jo Nomor 23 Tahun 2021 tentang pemberlakuan kegiatan masyarakat berbasis mikro dan mengoptimalkan posko penanganan Corona Virus Disease 2019 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019.

Baca Juga: Viral Alquran Dipakai Pembungkus Petasan di Tangerang, Polisi Telusuri Penjualnya

5. Peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp 3,5 juta sesuai upah terakhir yang dilaporkan pemberi kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan

6. Pekerja atau buruh pada sektor yang terdampak PPKM, antara lain industri barang konsumsi, perdagangan dan jasa (kecuali jasa pendidikan dan kesehatan), transportasi, aneka industri, serta property dan real estate

Program BSU 2021 atau BLT BPJS sendiri akan menggunakan data dari BPJS Ketenagakerjaan untuk dijadikan dasar pemberian bantuan subsidi oleh pemerintah. Sebab data BPJS Ketenagakerjaan dinilai paling akurat dan lengkap untuk memenuhi syarat penerima bantuan yang tepat sasaran.

"BPJS Ketenagakerjaan dipilih sebagai sumber data, mengingat saat ini data BPJS Ketenagakerjaan dinilai paling akurat dan lengkap. Sehingga akuntabel dan valid dipergunakan oleh pemerintah sebagai dasar pemberian bantuan subsidi secara cepat dan tepat sasaran," ujar Ida.

Cara Mengecek BLT BPJS Ketenagakerjaan

Cara mengecek status BLT BPJS periode saat ini:

1. Buka situs https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/

2. Pilih Menu Cek Status Calon Penerima BSU

3. Masukkan data berupa NIK, Nama lengkap sesuai KTP dan tanggal lahir.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Mudah Tukar Kode Voucher Pelatihan Kartu Prakerja

Minggu, 26 September 2021 | 21:55 WIB

Aplikasi Pedulilindungi Mau Jadi Alat Pembayaran?

Minggu, 26 September 2021 | 16:46 WIB
X