Inggris Mulai Suntikkan Vaksin Booster Pakai Pfizer & AstraZeneca

- Jumat, 10 September 2021 | 11:55 WIB
ilustrasi  Banyak masyarakat yang penasaran terkait kombinasi vaksin Covid-19 apakah boleh dan aman dilakukan. Pemerintah sedang menggalakkan vaksinasi Covid-19 untuk menekan angka pasien yang terinfeksi agar tidak terus melonjak. Sekarang ini, ada sekitar 5 jenis vaksin yang digunakan, yakni Sinopharm, AstraZeneca, Sinovac, Pfizer, dan Moderna. (Pixabay)
ilustrasi Banyak masyarakat yang penasaran terkait kombinasi vaksin Covid-19 apakah boleh dan aman dilakukan. Pemerintah sedang menggalakkan vaksinasi Covid-19 untuk menekan angka pasien yang terinfeksi agar tidak terus melonjak. Sekarang ini, ada sekitar 5 jenis vaksin yang digunakan, yakni Sinopharm, AstraZeneca, Sinovac, Pfizer, dan Moderna. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Inggris akan mulai menyuntikkan vaksin ketiga atau vaksin booster dalam beberapa hari ke depan. Dosis ketiga akan diberikan kepada orang-orang yang menjadi sasaran setelah mendapatkan approval dari regulator medis Inggris.

Public Health England (PHE) telah mengumumkan bahwa vaksin booster di Inggris akan menggunakan vaksin Pfizer dan AstraZeneca. Persetujuan itu datang setelah adanya perkiraan 112.300 kematian akibat Covid-19 di negara itu.

“Kekebalan seseorang dapat menurun seiring waktu setelah dosis vaksin pertama diberikan. Saya senang untuk mengumumkan bahwa vaksin Pfizer dan AstraZeneca dapat digunakan sebagai dosis booster yang aman dan efektif,” ujar Kepala Eksekutif Badan Pengatur Obat dan Produk Kesehatan Inggris June Raine, seperti dilansir dari mirror.co.uk, Jumat 10 September 2021.

Baca Juga: Waspada Gejala-gejala Asam Urat, Ketahui Pengobatan dan Pemicunya

Di samping itu, Komite Gabungan untuk Vaksinasi dan Imunisasi Inggris (JCVI) juga sedang meneliti data terbaru dari uji coba suntikkan Pfizer yang dijalankan oleh University Hospital Southampton. Uji klinis senilai 19,3 juta poundsterling itu sedang menguji vaksin Pfizer beserta AstraZeneca, Moderna, Novavax, Johnson & Johnson, Valnexa, dan CureVac.

Penelitian itu diberi nama Cov-Boost. Studi ini meneliti tentang apakah orang yang telah memiliki dua dosis AstraZeneca dapat memperoleh manfaat lebih banyak jika mereka memiliki dosis ketiga Pfizer.

PHE juga mengatakan sebanyak 24,7 juta infeksi berhasil dicegah dengan vaksinasi hingga 27 Agustus lalu. Hampir 89% warga berusia 16 tahun ke atas di Inggris kini telah menerima satu dosis vaksin, sementara 80% telah divaksinasi penuh.

Apa itu vaksin booster covid-19?

Vaksin booster covid-19 adalah dosis vaksinasi ketiga yang bertujuan untuk memperkuat dosis vaksinasi yang telah diberikan sebelumnya.

Tak hanya untuk covid-19, pemberian booster ini banyak diberikan dalam vaksinasi beberapa jenis penyakit, seperti flu dan tetanus.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Beruang Kutub Akan Punah 79 Tahun Lagi

Senin, 18 Oktober 2021 | 19:03 WIB

Putri Bill Gates Masuk Islam?

Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:23 WIB

Apple Tutup Aplikasi Alquran di China, Kenapa?

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Masjid Diserang, 10 Orang Sedang Sholat Ashar Tewas

Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:30 WIB

6 Drama Korea Romantis yang Cocok Ditonton saat Hujan

Senin, 11 Oktober 2021 | 15:28 WIB
X