Jelang Uji Coba PTM, 26 Santri di Kota Bogor Positif Covid-19

- Kamis, 9 September 2021 | 14:52 WIB
Pemulangan santri sebelum Lebaran Idulfitri 1442 Hijriah. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)
Pemulangan santri sebelum Lebaran Idulfitri 1442 Hijriah. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Menjelang uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Bogor, puluhan santri di salah satu pondok pesantren Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor terkonfirmasi positif Covid-19.

Camat Bogor Barat Hidayatullah membenarkan adanya kasus positif Covid-19 yang terjadi di salah satu pondok pesantren di wilayah.

Baca Juga: 5 Tips dan Cara Menabung yang Benar, Dijamin Cepat Kaya di Usia Muda

"Iyah betul. Total ada 26 santri dan guru pendamping yang terkonfirmasi positif Covid-19 di salah satu pesantren di Kelurahan Cikaret itu," katanya, Kamis 9 September 2021.

Kluster pondok pesantren di wilayahnya itu bermula adanya salah satu yang mengalami demam. Santri yang demam itu langsung dilarikan ke klinik 24 jam untuk mendapatkan perawatan.

Berdasarkan hasil PCR, santri tersebut terkonfirmasi positif Covid-19. "Atas laporan ini pihak kelurahan langsung lapor ke puskesmas untuk kemudian dilakukan tracing kepada mereka yang sempat kontak erat," ujarnya.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, saat ini sudah ada 164 santrinya yang menjalani tracing. "Dari hasil tracing yang dilakukan Puskesmas, sebanyak 26 santri dan guru pendamping positif Covid-19 berdasarkan pemeriksaan PCR," jelasnya.

26 santri dan guru pendamping itu langsung menjalani isolasi baik di pusat isolasi BKPP Ciawi maupun di kediamannya masing-masing.

Baca Juga: Waduh, WHO Sebut Covid-19 Tak Bisa Dilenyapkan

"Dari 26 yang positif Covid-19, 11 diantaranya kami langsung evakuasi ke BKPP Ciawi. Sementara sisanya menjalani isolasi di kediamannya masing-masing," tutupnya.

Covid-19 di Jabar

Kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) sebanyak 696.587 kasus setelah bertambah 690 kasus pada Kamis, 9 September 2021.

Berdasarkan laman Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar atau Pikobar, Rabu, 8 September 2021, kasus terbanyak masih ditempati Kabupaten Bekasi dengan 4.765 kasus positif aktif.

Wilayah dengan jumlah kasus terendah menurut Pikobar adalah Kota Cirebon dengan 112 kasus positif aktif. Di Jabar, saat ini masih ada 8.325 pasien Covid-19 yang masih dalam perawatan. Sementara 673.839 sembuh dan 14.423 meninggal.

Kasus positif aktif adalah kasus positif Covid-19 terkonfirmasi yang saat ini sedang menjalani perawatan berupa isolasi. Isolasi bisa dilakukan di rumah sakit, hotel, atau juga rumah. Kasus positif aktif berakhir ketika pasien dinyatakan sembuh atau meninggal dunia.

Baca Juga: Cek Nama Anda di Daftar Penerima PKH Hari Ini, Data Diperbaharui!

Jumlah kasus positif aktif, sebagaimana juga jumlah kasus lain terkait pandemi Covid-19, merupakan data yang bersifat dinamis. Perubahan terjadi setiap hari sesuai dengan tindakan penanganan yang dilakukan di lapangan.

Saat ini hanya ada empat wilayah yang masuk zona oranye di Jawa Barat, yaitu Kota Sukabumi, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Bekasi. Sementara yang lainnya masuk dalam zona kuning.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gowes di Tasik sampai Ciamis demi Pemilu 2024

Sabtu, 14 Mei 2022 | 11:59 WIB
X