Cina Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 Berbasis mRNA

- Rabu, 8 September 2021 | 11:53 WIB
[Ilustrasi] kebutuhan impor vaksin covid-19 Indonesia tahun 2021 menelan biaya Rp47 triliun. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
[Ilustrasi] kebutuhan impor vaksin covid-19 Indonesia tahun 2021 menelan biaya Rp47 triliun. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Seorang pejabat di Komisi Kesehatan Nasional Cina, Zheng Zhongwei, mengatakan bahwa saat ini Cina terus mengembangkan seluruh vaksin Covid-19, termasuk yang saat ini sedang digunakan, yaitu Sinovac dan Sinopharm.

Dalam konferensi persnya pada Selasa, 7 September 2021, dia mengatakan ada beberapa vaksin baru Covid-19 yang menunggu persetujuan dan telah memulai uji klinis.

Baca Juga: Kebakaran Lapas Tangerang, Ini Update Data Korban dari Kepolisian

Adapun, Zheng menyebut saat ini vaksin Cina terbagi dalam lima kategori teknik, yaitu inactivated virus vaccines (vaksin dari virus yang dimatikan), adenovirus-based vaccines (vaksin berbasis adenovirus), recombinant protein vaccines (vaksin protein rekombinan), live attenuated influenza vaccines (vaksin dari virus influenza hidup yang dilemahkan), and nucleic acid-based vaccines (vaksin berbasis asam nukleat).

Zheng juga membeberkan pihaknya saat ini sedang mengembangkan vaksin dengan teknik mRNA, yang merupakan vaksin dengan teknologi baru. Vaksin mRNA menggunakan komponen materi genetik yang direkayasa agar menyerupai kuman atau virus tertentu.

Sejauh ini, negara yang memproduksi vaksin mRNA adalah Amerika Serikat (AS) dan Jerman dengan produk jadinya yaitu vaksin Pfizer-BioNTech dan vaksin Moderna.

Baca Juga: 5 Penyebab Tidak Lolos Kartu Prakerja Gelombang 20 yang Jarang Disadari

“Untuk vaksin influenza hidup yang dilemahkan dan vaksin berbasis asam nukleat, termasuk vaksin mRNA dan vaksin DNA, uji klinis juga dilakukan dan diharapkan bisa melakukan uji coba fase-3 di luar negeri,” ujar Zheng seperti dilansir dari People’s Daily, Rabu, 8 September 2021.

Selain itu, dia juga menyebut ada tiga vaksin dari inactivated virus vaccines yang telah disetujui oleh administrasi produk medis China untuk pemasaran bersyarat dan dua vaksin lainnya sudah mengantongi izin penggunaan darurat.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Fakta Baru Ed Sheeran, Jadi Artis Terkaya di Inggris

Kamis, 4 November 2021 | 07:29 WIB
X