Siswa Pelaku Kekerasan dan Pembully Dipastikan Tidak Bisa Lanjut Kuliah di Korea Selatan!

- Kamis, 23 Maret 2023 | 13:21 WIB
Ilustrasi - Siswa Pembully Dipastikan Tidak Bisa Lanjut Kuliah di Korea Selatan (Pixabay/isabellaquintana)
Ilustrasi - Siswa Pembully Dipastikan Tidak Bisa Lanjut Kuliah di Korea Selatan (Pixabay/isabellaquintana)

AYOBANDUNG.COM - Kasus kekerasan dan perundungan atau bullying dalam lingkungan sekolah masih menjadi perhatian.

Ingin memberikan efek jera pada pelaku dan sebagai langkah pencegahan bullying, Korea Selatan berikan aturan tegas.

Diketahui bahwa saat ini telah diberlakukan peraturan baru.

Baca Juga: Menyayat Hati! Inilah Kondisi Terbaru David 30 Hari Setelah Dianiaya oleh Mario Dandy, Belum Sadar Penuh?

Seseorang tidak akan bisa melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi jika memiliki rekam jejak sebagai pembully.

Peraturan tersebut juga berlaku untuk mereka yang telah lolos dalam ujian masuk perguruan tinggi dengan nilai tertinggi sekalipun. (setara dengan SNMPTN dan SBMPTN di Indonesia).

Secara otomatis, mereka yang tercatat pernah melakukan bullying akan langsung didiskualifikasi.

Keputusan ini diberlakukan karena adanya kasus pembully yang justru bisa menjalani hidupnya dengan tenang.

Baca Juga: CV Aja Nggak Cukup, Honorer Ingin Lolos CPNS Wajib Penuhi Syarat dan Ketentuan Ini, 6 Kategori Ini Prioritas!

Beberapa diantaranya bahkan bisa diterma di universitas bergengsi.

Biasanya jika sudah terungkap, pihak universitas hanya akan memberikan hukuman berupa penguarangan poin atau skorsing.

Contohnya adalah anak pengacara Jung Su Sin yang merupakan pembully dan berkuliah di Universitas Nasional Seoul.

Dirinya ketahuan merupakan seorang pelaku kekerasan sekolah dengan hukuma tingkat 8.

Baca Juga: Penukaran Uang di BRI saat Ramadhan Ada di 391 Kantor Cabang

Halaman:

Editor: Maghita Primastya Handayani

Sumber: Allkpop

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X