Mengenal Tipi Jabrik, Kakak Luna Maya yang Jadi Pelatih Surfing Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

- Rabu, 28 Juli 2021 | 09:11 WIB
Tipi Jabrik (kiri) dan Rio Waida (kanan)
Tipi Jabrik (kiri) dan Rio Waida (kanan)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 pada Jumat, 23 Juli 2021 lalu banyak menjadi sorotan publik, salah satunya adalah Tipi Jabrik Noventin.

Dalam cuplikan pembukaan Olimpiade Tokyo 2020, Tipi Jabrik terlihat mengenakan setelan baju olahraga merah putih. Di tengah Olympic Stadium, ia berjalan dengan bangga sembari membawa bendera Indonesia.

Meski jadi sorotan publik, nyatanya tak banyak yang tahu bahwa Tipi Jabrik ini adalah kakak dari artis Indonesia. Siapakah dia?

Pelatih Atlet Selancar

Tipi Jabrik adalah kakak dari artis populer Luna Maya. Kemampuannya di cabor selancar termasuk mumpuni dan ahli. Buktinya, pada beberapa tahun lalu, kakak Luna Maya ini pernah juara dalam kategori "Men's Open" di kompetisi selancar "Quicksilver Thailand 2010", serta pernah bertarung di Hainan Wanning Riyue Bay International Surfing 2016.

Tak hanya itu, ia aktif bermain selancar dan kini membuka sekolah selancar. Ia juga menjabat sebagai Managing Director dari Asian Surf Co.

Kepiawaiannya dalam memainkan papan selancar itulah yang kemudian menerbangkannya ke Jepang untuk berpatisipasi dalam Olimpiade Tokyo 2020. Ia menjadi pelatih untuk atlet selancar Indonesia, Rio Waida.

Pernah Membintangi Film Layar Lebar

Bukan hanya ahi dalam berselancar, ternyata Tipi Jabrik juga pernah terjun ke dunia hiburan. Ia sempat menjadi bagian dari film layar lebar berjudul Kala, atau judul internasionalnya Dead Time: Kala.

Film yang disutradai oleh Joko Anwar itu dirilis pertama kalinya pada 19 2007. Di film ini, Tipi Jabrik berperan sebagai Soebandi.

Tipi Jabrik tak sendirian. Ia beradu akting dengan aktor dan artis lainnya, seperti Fachri Albar, Ario Bayu, Shanty, Fahrani, dan August Melasz.

Namun, seperti diketahui Tipi Jabrik tak mengikuti jejak adiknya yang terjun di dunia entertainmen. Ia memilih jalan lain menjadi peselancar.

Banjir Dukungan

Rio Waida berhasil olos ke babak 16 besar setelah finis kedua di babak kedua cabang olahraga surfing Olimpiade Tokyo 2020, Minggu, 25 Juli 2021.

Peselancar 21 tahun itu tampil impresif dengan mengemas total 11,53 poin dan berhak menempati posisi kedua di bawah peselancar Amerika Serikat John Florence.

Sayangnya, perjalanan Rio Waida di Olimpiade Tokyo 2020 harus terhenti di babak 16 besar Men's Shortboard 26 Juli kemarin.

Tipi Jabrik bersama Rio Waida menyampaikan pernyataan karena gagal lolos ke babak selanjutnya demi meraih asa medali untuk Merah Putih.

Meski demikan, Tipi Jabrik dan Rio Waida berterima kasih atas seluruh dukungan masyarakat selama bertanding di ajang internasional itu.

"Terimakasih sebesar besarnya untuk fans surfing di seluruh Indonesia dan dunia, surfing is fun dan tidak menakutkan," katanya.

"Dukung selalu dan mudah-mudahan Rio bisa selalu berprestasi. Terima kasih untuk semua support dan doanya. Mudah-mudahan kita bisa sukses di kesempatan lainnya. Terima kasih Indonesia," ucap Tipi Jabrik dalam video yang diunggahnya di Instagram @tipijabrik, dikutip Selasa, 27 Juli 2021.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Richard Mainaky Tak Mau Ganda Campuran Terpuruk Lagi

Senin, 13 September 2021 | 12:29 WIB

4 Pebulutangkis Absen di Simulasi Piala Beregu PBSI

Selasa, 7 September 2021 | 10:35 WIB

PBSI Prioritaskan Sabet Piala Sudirman 2021

Kamis, 26 Agustus 2021 | 11:12 WIB
X