Curhat Tukang Bendera yang Sepi Pembeli: Masa Harus Jual Bendera Putih?

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 16:25 WIB
Ilustrasi Warga melintas di depan bendera merah putih yang dijual di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis, 5 Agustus 2021.
Ilustrasi Warga melintas di depan bendera merah putih yang dijual di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis, 5 Agustus 2021.

CILEUNYI, AYOBANDUNG.COM -- Penjualan bendera menjelang HUT RI 2021 menurun drastis. Bahkan penurunannya mencapai lebih dari 400% dibanding tahun lalu.

Dede Alinurdin, seorang penjual bendera di Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, bercerita, tahun lalu pendapatannya dari menjual bendera bisa mencapai Rp200.000 per hari.

"Sekarang bisa mendapat Rp50.000 per hari juga sudah untung," ujar Dede, Kamis 5 Agustus 2021.

Pendapatannya berkurang drastis, padahal saat ini penjual bendera saingan tidaklah banyak. Pria berusia 51 tahun tersebut memang biasa menjadi penjual bendera musiman setiap menjelang agustusan.

Puluhan kodi biasanya terjual sejak menempati lapak. Namun sekarang hanya beberapa potong kain merah putih yang berhasil dijualnya.

Padahal, Dede sengaja datang dari Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya untuk berjualan di Cileunyi. Bukan hanya menjadi profesi tahunan, menjual bendera juga menjadi pilihan setelah lapak cukurnya dilarang beroperasi karena PPKM.

"Saya tukang cukur. Masih di sekitar sini, tapi ditutup dulu karena PPKM. Jual bendera saya kira akan untung, tapi ternyata sepi, padahal tidak banyak yang jual," paparnya.

Kondisi ekonomi masyarakat yang sedang berat membuat tidak banyak orang membeli bendera merah putih di depan rumah untuk merayakan hari kemerdekaan.

Dede berkelakar, kondisi ekonomi yang sulit membuat masyarakat memilih meengibarkan bendera putih dibanding dengan mengibarkan Sang Merah-Putih di depan rumahnya sebagai tanda menyerah dengan keadaan.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Sudah Setahun Situ Sipatahunan Kering, Nyaris Tak Berair

Jumat, 24 September 2021 | 13:25 WIB

Banjir Kabupaten Bandung Disebabkan Perilaku Buruk Warga

Selasa, 21 September 2021 | 21:12 WIB
X