Sudah Dua Hari Lampu Lalu Lintas di Perempatan Pemkab Bandung Mati

- Jumat, 23 Juli 2021 | 16:50 WIB
Akibat lampu lalu lintas perempatan Pemkab Bandung yang mati, tidak sedikit pengemudi yang berhenti atau memperlambat laju kendaraan sambil melihat ke tiang lampu.
Akibat lampu lalu lintas perempatan Pemkab Bandung yang mati, tidak sedikit pengemudi yang berhenti atau memperlambat laju kendaraan sambil melihat ke tiang lampu.

SOREANG, AYOBANDUNG.COM — Lampu lalu lintas di Perempatan Pemkab Bandung atau Jalan Al Fathu mati dan membuat pengemudi bingung.

Akibat lampu lalu lintas perempatan Pemkab Bandung yang mati, tidak sedikit pengemudi yang berhenti atau memperlambat laju kendaraan sambil melihat ke tiang lampu.

Walaupun tidak sampai menimbulkan kemacetan, namun lampu lalu lintas yang mati tentu membahayakan pengguna jalan. Pasalnya, tidak adanya pengaturan lalu lintas, pengemudi bisa langsung memacu kendaran dengan cepat dan bisa menimbulkan kecelakaan.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Isnuri, mengatakan, lampu lalu lintas di Simpang Pemkab Bandung tersebut sudah dua hari ini mati total.

"Sudah dua hari, sejak kemarin mati," ujar Isnuri kepada Ayobandung, Jumat, 23 Juli 2021.

Penyebab lampu yang mati tersebut dikarenakan ada tiang lain yang roboh dan menimpa kabel sehingga menyebabkan modul pengatur lampu lalu lintas mengalami kerusakan parah.

"Tiang listrik ambruk, kabel ke mana-mana sampai konsleting dan modul jadi terbakar," ungkapnya.

Karena modul yang terbakar, membutuhkan waktu lama untuk perbaikan. Bahkan kata Isnuri, perbaikan bisa memakan waktu sampai dua pekan.

"Memang lumayan lama, karena pemasangan modul baru harus dilakukan oleh pihak ketiga. Harus dilakukan pengecekan kabel juga, takutnya ada kabel yang konslet. Itu kabelnya kan ada di dalam tanah, jadi butuh waktu lama," paparnya.

Selama lampu belum menyala, Isnuri mengimbau agar masyarakat berhati-hati jika melintas perempatan Pemkab Bandung, supaya tidak terjadi kecelakaan.

"Sebelum melintas, tengok kanan dan kiri, takutnya ada kendaraan lain yang ngebut. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya," ujarnya.

"Kami juga akan menempatkan petugas, tapi tidak bisa sepanjang waktu. Paling hanya saat jam sibuk," imbuhnya.

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Hati-hati Jika Membeli Tanah di Daerah Ini

Minggu, 26 September 2021 | 15:02 WIB

Sertifikat Tanah Hilang, Ini Cara Mengurusnya

Minggu, 26 September 2021 | 13:58 WIB

Sudah Setahun Situ Sipatahunan Kering, Nyaris Tak Berair

Jumat, 24 September 2021 | 13:25 WIB
X