Ini Kapasitas Kunjungan Pariwisata Sesuai Zona di Kabupaten Bandung

- Minggu, 27 Juni 2021 | 20:16 WIB
Sejumlah warga mengunjungi wisata Wayang Windu Panenjoan, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Minggu (21/6/2020). Kawasan wisata di Kabupaten Bandung mulai dipadati pengunjung yang hendak menghabiskan akhir pekan pada era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).
Sejumlah warga mengunjungi wisata Wayang Windu Panenjoan, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Minggu (21/6/2020). Kawasan wisata di Kabupaten Bandung mulai dipadati pengunjung yang hendak menghabiskan akhir pekan pada era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

SOREANG, AYOBANDUNG.COM-- Pemkab Bandung telah membuka usaha pariwisata dengan ketentuan penerapan protokol kesehatan dan pembatasan kapasitas.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Disparbud Kabupaten Bandung, Yoharman Syamsu, mengatakan pembatasan kapasitas diterapkan seusai dengan status zona di tingkat desa.

"Bagi usaha pariwisata di zona merah, kapasitasinya 0% atau tidak boleh buka," ujar Yoharman, Minggu 27 Juni 2021.

Namun hal tersebut tidak berlaku bagi hotel dan restoran. Bagi hotel yang berada di daerah dengan zona merah, hanya diperbolehkan menerima tamu sebanyak 20-30% dari kapasitas. Sementara bagi restoran atau cafe, hanya diperbolehkan take away atau tidak bisa makan di tempat.

Sementara bagi destinasi wisata di zona oranye, hanya diperbolehkan menerima kunjungan 50% dari kapasitas. Namun bagi destinasi wisata buatan yang berada di ruang tertutup, hanya boleh menerima kunjungan 20-30%.

"Untuk destinasi wisata buatan yang berada di ruang tertutup, kapasitasnya lebih ketat," ujarnya.

Destinasi wisata yang berada di zona kuning, diperbolehkan menerima kunjungan 75% dan yang berada di zona hijau maksimal hanya bisa dikunjungi oleh 80% dari kapasitas.

"Protokol kesehatan ketat tetap dilakukan, terutama 5 M. Ini memang yang menjadi masalah, karena banyak masyarakat yang tidak taat. Makanya pelaku usaha harus lebih ketat lagi," tutupnya.
 

Editor: Nur Khansa Ranawati

Tags

Terkini

Hati-hati Jika Membeli Tanah di Daerah Ini

Minggu, 26 September 2021 | 15:02 WIB

Sertifikat Tanah Hilang, Ini Cara Mengurusnya

Minggu, 26 September 2021 | 13:58 WIB

Sudah Setahun Situ Sipatahunan Kering, Nyaris Tak Berair

Jumat, 24 September 2021 | 13:25 WIB
X