Perbaiki Tanggul Jebol, BPBD Kabupaten Bandung Libatkan Satpol PP

- Kamis, 3 Juni 2021 | 18:50 WIB
Sejumlah warga dan aparat membersihkan lumpur akibat banjir di Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk, Rabu 2 Juni 2021.
Sejumlah warga dan aparat membersihkan lumpur akibat banjir di Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk, Rabu 2 Juni 2021.

SOLOKANJERUK, AYOBANDUNG.COM -- Peristiwa tanggul jebol di Desa Panyadap, Kecamatan Solokanjeruk, Kabupaten Bandung mengakibatkan 500 rumah terdampak. Hal ini Bermula saat ada seorang warga menolak normalisasi dengan cara menembok tanggul.

Akibatnya, tanggul lama yang terbuat dari tanah sepanjang 17 meter itu tidak kuat menahan tekanan air sehingga jebol ketika hujan besar dengan intensitas lama, Selasa 1 Juni 2021 malam.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung Akhmad Djohara mengatakan, tanggul yang jebol tersebut akan ditembok oleh BBWS.

"Akan ditembok oleh BBWS, supaya lebih kuat," ujar Akhmad, Kamis 3 Juni 2021.

Terkait warga yang menolak tersebut, Akhmad mengatakan saat proses pembangunan akan melibatkan Satpol PP untuk melakukan pengamanan.

"Kami akan lebih tegas menghadapi warga yang satu orang ini. Jangan karena satu orang yang tidak setuju tanggul ditembok, merugikan warga lainnya," tegasnya.

Diketahui, tanggul Sungai Cisunggalah jebol dan mengakibatkan warga di RW 1,2 dan 3 Desa Panyadap terdampak. Sebanyak 2 rumah di antaranya mengalami rusak berat dan 29 rumah rusak ringan dalam kejadian tersebut.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

DBHCHT Kabupaten Bandung Memiliki Nilai Manfaat

Jumat, 3 Desember 2021 | 15:46 WIB

Pemadaman Listrik Bandung Hari Ini 3 Desember 2021

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:00 WIB

Kecelakaan di Jalan Kopo-Soreang, Dua Remaja Tewas

Kamis, 2 Desember 2021 | 17:37 WIB

UMK Kabupaten Bandung 2022 Tidak Naik!

Rabu, 1 Desember 2021 | 12:54 WIB
X