Pelanggan Air Minum Kabupaten Bandung Terbanyak Kedua Nasional

- Senin, 8 Februari 2021 | 19:27 WIB
Bupati Bandung Dadang Naser di sela-sela acara Peresmian Instalasi Pengolah Air Minum (IPAM) Sadu di Kecamatan Soreang, Senin (8/2/2021).
Bupati Bandung Dadang Naser di sela-sela acara Peresmian Instalasi Pengolah Air Minum (IPAM) Sadu di Kecamatan Soreang, Senin (8/2/2021).

“IPAM Sadu atau yang kita sebut sistemnya adalah SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Gambung belum 100% selesai. Masih ada lahan-lahan yang perlu kita benahi. Secara total akan menelan biaya kurang lebih sekitar Rp508 miliar, dan sampai saat ini baru selesai sekitar 50%,” terang Rudie Kusmayadi.

PDAM, lanjutnya, dibagi menjadi 5 tipe. Di mana Tipe A di bawah 10.000 sambungan, Tipe B 10.000 – 30.000 pelanggan, Tipe C 30.000 – 50.000 pelanggan, Tipe D 50.000 – 100.000 dan Tipe E dengan pelanggan di atas 100.000.

“Alhamdulillah di tahun 2018 – 2019 kita sudah berada di Tipe E, saat ini kita punya 105.800 pelanggan. Di Indonesia ada sekitar 450 PDAM, dan yang Tipe E hanya ada 20 itupun terbanyak ada di Jawa Barat,” tutur Rudie.

Dengan adanya inisiasi SPAM Gambung sejak tahun 2012 dan baru terealisasi di 2017, ia mengaku perjalanan pihaknya ke depan masih sangat panjang. “Sesuai dengan rencana bisnis atau bisnis plan, juga dengan RPJM dan RPJMD, kami harus menyelesaikan SPAM Gambung ini sampai tahun 2024,” pungkasnya pula.
 

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Kecewa, Calon PAW Golkar Pindah ke Demokrat

Kamis, 4 Agustus 2022 | 18:51 WIB
X