235 Pedagang Pasar Banjaran Jalani Rapid Test Covid-19

- Kamis, 11 Juni 2020 | 20:19 WIB
Pedagang Pasar Banjaran Jalani Rapid Test Covid-19
Pedagang Pasar Banjaran Jalani Rapid Test Covid-19

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Jelang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau New Normal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menginstruksikan pertokoan untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Kepala Disperindag Kabupaten Bandung Popi Hopipah mengungkapkan, jika terdapat toko yang membandel, pihaknya akan menindak tegas dengan menutup operasional toko tersebut.

“Kami sangat prihatin masih banyak pertokoan yang belum menerapkan protokol kesehatan, padahal rencananya minggu depan kita akan memulai era new normal. Jika masih ada pertokoan yang membandel, tidak ada ampun, kami akan langsung tutup toko tersebut,” ungkapnya disela-sela kagiatan rapid test pedagang Pasar Banjaran, Kamis (11/6/2020). 

Pada kesempatan tersebut, Popi juga mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Bandung untuk tetap menggunakan masker saat berbelanja.

“Bagi masyarakat yang hendak berbelanja, baik ke pasar tradisional maupun moder, kami hanya menitipkan tiga hal. Yakni selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin dan tetap jaga jarak,” imbau Popi.

Lebih dalam, Kepala Disperindag Kabupaten Bandung menjelaskan, pihaknya telah mengundang 235 pedagang Pasar Banjaran untuk mengikuti rapid test.

“Karena pasar kurang representatif, lokasi rapid test kami pindahkan ke Gor Desa Banjaran. Sebanyak 235 pedagang telah kami undang untuk mengikuti tes ini. Namun karena terdapat jarak antara pasar dan lokasi tes, jadi mereka datang secara bergiliran,” terangnya.

Menurutnya, kegiatan itu merupakan langkah preventif dalam pencegahan penyebaran covid-19 di lingkungan pasar. Ia menambahkan, bagi pedagang yang tidak sempat mengikuti tes hari ini, dapat mengikuti rapid test di pasar lainnya.

“Ini merupakan antisipasi, agar pasar tidak menjadi cluster baru dalam penyebaran virus. Pasar Banjaran sendiri merupakan pusat pembelanjaan di bandung selatan, dimana banyak orang dari berbagai kecamatan datang kesini. Jadi kami memberikan perhatian khusus,” lanjut Popi.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

UMK Kabupaten Bandung 2022 Direkomendasikan Naik 10%

Sabtu, 27 November 2021 | 15:00 WIB

Pertama Kali, Fashion Show di Kebun Teh Pangalengan

Jumat, 26 November 2021 | 17:05 WIB

Pemadaman Listrik Hari Ini di Bandung 25 November 2021

Kamis, 25 November 2021 | 08:30 WIB

Pemadaman Listrik Hari Ini di Bandung 23 November 2021

Selasa, 23 November 2021 | 09:00 WIB

Pemerintah Desa Harus Awasi PPKM saat Libur Nataru

Senin, 22 November 2021 | 20:06 WIB
X