Southgate Akui Kegagalan Inggris Menyedihkan dan Menyakitkan

- Senin, 12 Juli 2021 | 07:24 WIB
Reaksi pelatih Inggris Gareth Southgate pada final Euro 2020 antara Italia dan Inggris di London, Inggris, Senin (12/7) dini hari WIB.
Reaksi pelatih Inggris Gareth Southgate pada final Euro 2020 antara Italia dan Inggris di London, Inggris, Senin (12/7) dini hari WIB.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate tidak ingin banyak beralasan usai gagal menjuarai Euro 2020. Skuat Tiga Singa harus takluk di tangan Italia melalui drama adu penalti di Stadion Wembley, London, Inggris, Senin, 12 Juli 2021, dini hari WIB.

Dilasnir dari Republika.co.id, Inggris langsung memberi kejutan lewat gol cepat Luke Shaw saat babak pertama baru berjalan dua menit. Shaw dan rekan-rekannya sempat mendominasi jalannya pertandingan dan menutup separuh laga dengan kemenangan 1-0.

Namun, Italia berhasil bangkit lewat gol Leonardo Bonucci di menit ke-67. Skor sama kuat 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir dan terpaksa dibawa ke adu penalti.

Italia sukses menceploskan tiga gol, sementara Inggris hanya bisa melesakkan dua gol di babak tos-tosan. Alhasil, Gli Azzuri berhasil menjuarai Euro pertama kali sejak 52 tahun.

"Kami benar-benar kecewa. Yang paling pertama tentu pemain harus diberi penghargaan karena sudah berusaha maksimal," kata Southgate seperti dilansir BBC Sport, Senin, 12 Juli 2021.

Southgate berpendapat anak asuhnya sudah tampil apik di sepanjang pertandingan. Hanya saja, tim lawan berhasil menguasai lebih banyak bola sehingga menyulitkan Inggris untuk menggandakan keunggulan.  "Terutama di babak kedua, para pemain sudah bekerja dengan sepenuh hati tetapi semuanya sirna. Yang jelas, suasana di ruang ganti sangat menyedihkan," ujarnya.

Inggris harus rela kembali berpuasa gelar sejak terakhir kali menjuarai Piala Dunia 1966 lalu. Ini merupakan final pertama skuat Tinga Singa sejak 55 tahun terakhir.

Italia Taklukan Inggris

Bermain di Stadion Wembley, London, Inggris, pada Senin (12 Juli 2021), tuan rumah Inggris mengejutkan final Euro 2020, dengan gol cepat ke gawang Italia.

Langsung bermain agresif sejak menit pertama, Inggris berhasil membuka keunggulan lebih dahulu yang tak terduga.

Memanfaatkan kelengahan di sektor kiri pertahanan Italia, Kieran Trippier melesatkan umpan matang yang berhasil dimanfaatkan jadi gol oleh Luke Shaw pada menit ke-2.

Italia mencoba bangkit dengan mengontrol penguasaan bola sepanjang sisa babak pertama.

Sayang, menguasai pertandingan saja tidak cukup bagi Italia, Inggris masih memimpin sampai akhir babak pertama.

Peluang Inggris untuk jadi juara Piala Eropa 2020 terbuka lebar pada paruh waktu ini.

Memasuki babak kedua, Italia mencoba berkali-kali menyamakan kedudukan.

Tim asuhan Roberto Mancini itu meningkatkan intensitas permainan dan menciptakan beberapa peluang krusial.

Usaha mereka berbuah hasil, tanpa menyiakan peluang dari hasil kemelut di depan gawang Inggris, Leonardo Bonucci sukses merobe jala.

Skor 1-1 untuk tuan rumah Inggris dan Italia. Permainan makin seru. Hanya saja, skor tidak berubah.

Sampai peluit babak kedua berbunyi, skor kacamata masih bertahan. Pertandingan berlanjut ke extra time.

Pada babak perpanjangan waktu ini, intensitas permain kedua tim agak sedikit menurun. Masih tidak ada satu pun tim yang berhasil mencetak gol.

Pada puncaknya, adu tos-tosan pun jadi penentu kemenangan. Italia menujukkan kematangan mentalnya atas Inggris. Mereka sukses jadi juara Euro 2020.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

X