Kalahkan Denmark, Inggris Lolos ke Semi Final Euro

- Kamis, 8 Juli 2021 | 06:27 WIB
Harry Kane (bawah) dari Inggris merayakan dengan rekan satu timnya setelah mencetak keunggulan 2-1 dari titik penalti selama semifinal UEFA EURO 2020 antara Inggris dan Denmark di London, Inggris, 07 Juli 2021.
Harry Kane (bawah) dari Inggris merayakan dengan rekan satu timnya setelah mencetak keunggulan 2-1 dari titik penalti selama semifinal UEFA EURO 2020 antara Inggris dan Denmark di London, Inggris, 07 Juli 2021.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Tim nasional Inggris akhirnya melaju ke final Piala Eropa 2020. Untuk pertama kalinya, the Three Lions mencapai tahapan ini. Usai bermain hingga 120 menit, Pasukan Negeri Ratu Elisabeth unggul 2-1 atas Denmark, di Stadion Wembley, London, Kamis, 8 Juli 2021 dini hari WIB.

Dilansir dari Republika.co.id, kedua kubu nampak berhati-hati sejak duel dimulai. Tuan rumah berusaha menguasai permainan. Perlahan tapi pasti, intensitas pun meningkat. Pada menit ke-13, Inggris mendapat peluang emas perdana yang tidak disia-siakan. Berawal dari umpan Harry Kane kepada Raheem Sterling, Winger Manchester City ini meliuk-liuk di kotak penalti lawan.

Setelah itu, ia melepaskan tembakan. Upaya Sterling berhasil diamankan Kasper Schmeichel. Dua menit kemudian, serangan balik Denmark membuat lini belakang the Three Lions sedikit morat marit.

Untungnya, sepakan Pierre-Emile Hoejbjerg dan Martin Braithwaite belum mampu merobek jala Jordan Pickford. Memasuki menit ke-20, kubu tamu lebih berinisiatif untuk melakukan ball possession.

Pada menit ke-25, winger tim dinamit, Mikkel Damsgaard melepaskan sepakan keras ke arah gawang tuan rumah. Namun upaya andalan Sampdoria itu melenceng tipis dari sasaran.

Lima menit berselang, Denmark mendapat peluang melalui freekick, Damsgaard menjadi eksekutor. Kali ini, sepakannya, berhasil menggetarkan gawang Pickford.

Timbal balik serangan mulai terlihat. Empat menit kemudian, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan. Berawal dari umpan tarik Bukayo Saka ke arah Sterling, Simon Kjaer yang bermaksud menghalau bola yang datang, malah mencetak gol ke gawang sendiri.

Di sisa waktu tidak terlihat perubahan berarti. Skor imbang 1-1, bertahan hingga turun minum. Usai jeda, kedua tim langsung tancap gas. Dalam 15 menit awal setelah istirahat, Inggris dan Denmark bergantian menyebar ancaman berbahaya.

Pemain the Three Lions benar-benar menguji ketanggunan Schmeichel. Tendangan Mason Mount dan tandukan Harry Maguire dapat ditepis kiper asal klub Leicester City itu.

Tapi kubu tamu tak tinggal diam. Braithwaite, Kasper Dolberg, serta Damsgaard, bermain dengan cukup merepotkan lini belakang tuan rumah. Di menit ke-69, Southgate melakukan perubahan. Ia mengganti Saka dengan Jack Grealish.

Lima menit setelahnya, Kane dijatuhkan di kotak penalti. Tapi wasit tak menganggap itu sebagai pelanggaran.

Petaka menimpa Denmark pada menit ke-79. Bek andalan mereka, Andreas Christensen mengalami cedera. Pelatih Kasper Hjulmand lantas menarik palang pintu Chelsea FC itu. Sebagai gantinya, ia memasukkan Joachim Andersen.

Empat menit kemudian, Inggris mendapat tendangan bebas. Luke Shaw yang menjadi eksekutor, mengirimkan umpan lambung ke pertahanan lawan. Bola yang datang, disambar John Stones dengan sundulan, melenceng dari sasaran.

Pada menit ke-88, Kasper Hjulmand menarik Thomas Delaney. Sebagai gantinya, ia menurunkan Mathias Jensen.

Pada menit ke-93, Kane nyaris membuat the Three Lions memimpin. Sayang, sepakannya, bisa ditepis Schmeichel. Dua menit kemudian, Southgate memasukkan Phil Foden dan Jordan Henderson. Ia menarik Mount serta Declan Rice.

Setelahnya, tuan rumah benar-benar mengurung pertahanan kubu tamu. Beruntung bagi tim dinamit memiliki seorang Schmeichel. Berkali-kali ia menepis tembakan Grealish, juga Sterling.

Pada menit ke-103, bek Denmark Joakim Maehle dianggap melanggar Sterling di area terlarang. Wasit menunjuk titik putih. Kane yang menjadi eksekutor berhasil menggetarkan gawang Danish Dynamite.

Tembakannya sempat ditepis Schmeichel. Bola rebound langsung disambar sang penyerang, merobek jala tim lawan. Stadion Wembley kian bergemuruh.

Tersengat situasi tersebut, Denmark berupaya menaikkan garis pertahanan. Akan tetapi, sangat terlihat, kelelahan mendera pasukan Hjulmand. Satu tembakan Braithwaite pada menit ke-115, ditepis Pickford.

Kubu tamu mulai melancarkan serangan sporadis, mereka lebih banyak mengandalkan umpan panjang. Tak tanggung-tanggung, bola langsung diarahkan ke pertahanan Inggris.

Sebaliknya, para pemain tuan rumah mulai berupaya memperlambat tempo permainan. Henderson dan kawan-kawan, mencoba menahan bola selama mungkin. Hingga pertandingan berakhir, the Three Lions tetap unggul 2-1.

Ke depannya, pasukan tiga singa akan berhadapan dengan Italia di partai final. Bigmatch tersebut juga berlangsung di Wembley. Tepatnya pada Senin, 12 Juli 2021 dini hari WIB.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

X