Cardiac Arrest, Henti Jantung yang Hampir Menewaskan Christian Eriksen

- Senin, 14 Juni 2021 | 12:05 WIB
Christian Eriksen, mengalami cardiac arrest atau henti jantung dalam pertandingan Grup B Euro 2020 antara Denmark melawan Finlandia, Sabtu, 12 Juni 2021.
Christian Eriksen, mengalami cardiac arrest atau henti jantung dalam pertandingan Grup B Euro 2020 antara Denmark melawan Finlandia, Sabtu, 12 Juni 2021.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Ketika tim dokter menyebutnya mengalami cardiac arrest atau henti jantung, tentu saja kita semua terkejut dan takut melihat kondisi Christian Eriksen.

Pasalnya, Eriksen itu seorang atlet yang sudah pasti gaya hidupnya lebih teratur ketimbang kita yang bukan olahragawan, baik dalam latihan, pola makan, dan istirahat.

Tetapi, begitulah kenyataannya. Menyaksikan pertandingan atau sekadar tayangan ulang Grup B Euro 2020 antara Denmark melawan Finlandia, pada Sabtu, 12 Juni 2021, menimbulkan perasaaan campur aduk. Terkejut, sedih, dan waswas bergabung menjadi satu. 

Ketegangan begitu terasa ketika pemain dari kedua kubu mengerubungi gelandang Denmark itu, yang tiba-tiba tumbang di tengah laga. Ia tergeletak tak sadarkan diri. 

Selang beberapa detik, Anthony Taylor selaku wasit pertandingan langsung menyuruh tim medis berlari cepat memeriksa Eriksen. Sejurus kemudian, pemain Denmark membentuk formasi lingkaran untuk melindungi kompatriotnya sekaligus menjaga fokus paramedis. 

Seseorang dari kerumunan penonton juga memberikan bendera Finlandia untuk melindungi pemain Denmark dan tim medis. Sepercik kemanusiaan terlihat dari momen ini. 

Eriksen berhasil kembali sadar setelah denyut nadi dan jantungnya sempat berhenti. Ia dilarikan ke rumah sakit dekat stadion Parken, Copenhagen, Denmark. Kondisinya berangsur pulih dan bisa kembali berkomunikasi. 

Pemeriksaan awal dokter menyebut, gelandang berusia 29 tahun itu mengalami cardiac arrest atau henti jantung. Publik mungkin lebih mengenal dengan serangan jantung. Faktanya, dua hal itu berbeda meski sama-sama berdampak fatal. 

Apa itu Cardiac Arrest alias Henti Jantung?

Ahli jantung dari rumah sakit Norfolk dan Norwich, dr Richard Till, menyebut, cardiac arrest dapat disebabkan oleh otot jantung yang menebal sehingga pemompaan darah berhenti mendadak. Dalam beberapa kasus, darah akan tertahan di otak sehingga membuat seseorang hilang kesadaran. 

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

X