Fenomena Artis Investasi Klub Sepak Bola, Merugikan atau Menguntungkan?

- Selasa, 8 Juni 2021 | 15:05 WIB
Chairman Rans Cilegon FC Raffi Ahmad (kanan) bersama dengan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.
Chairman Rans Cilegon FC Raffi Ahmad (kanan) bersama dengan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM — Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menilai sepak bola Indonesia saat ini sudah mulai dipercaya lagi oleh masyarakat.

Hal itu terlihat dari makin banyaknya masyarakat baik dari kalangan artis dan pengusaha yang ingin investasi dalam klub sepak bola. 

"Saya kira ada satu hal yang mendasar yang saya lihat kenapa orang seperti Raffi Ahmad, Atta Halilintar kemudian Gading Martin bahkan ada Sultan Kelantang mau masuk ke sepak bola kita. Setelah saya berdiskusi dengan berbagai pihak, berbagai stakeholder, ini karena sepak bola kita mulai dipercaya oleh masyarakat. Mulai ada trust dari publik kita terhadap sepak bola kita," ujar Menpora Amali dikutip dari penyataan resmi Kemenpora.

Oleh karena itu, dia meminta kepada PSSI sebagai federasi sepak bola untuk terus menjaga kepercayaan publik tersebut. 

"Nah ini yang saya pesan kepada federasi kepada teman-teman di PSSI, ini harus dijaga, tidak boleh lagi ada perkelahian antara pemain di tengah-tengah lapangan atau pelatih sampai bertengkar dengan pemain lawan dan sebagainya. Kita hindari betul itu," harapnya. 

Bahkan, Menpora Amali akan mendorong PSSI untuk membuat aturan-aturan yang ketat sehingga hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Misalnya pengaturan skor dan lainnya. 

"Karena ini akan membuat orang tidak percaya sepak bola Indonesia, orang jadi malas. Nonton saja malas, apalagi ikutan investasi di dalam sepak bola Indonesia," pungkasnya.

Menpora Amali menagaskan bahwa pemerintah dan PSSI sangat serius dalam memajukan sepak bola nasional. Terlebih saat ini telah ada  Instruksi Presiden (Inpres) nomor 3 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional. Kedepan, sepak bola nasional akan didorong kea rah industri.

“Sekarang ini mulai ada kepercayaan, kewajiban saya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, teman-teman dari PSSI ini harus menjaga. Kalau sepak bola ini bergulir maka industrinya akan hidup bukan hanya merchandise tetapi juga berbagai hal akan muncul. Akan ada inovasi-inovasi di era digital,” katanya.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

X