Kompetisi Sepak Bola Tanah Air Akhirnya Bisa Bergulir Lagi

- Jumat, 19 Februari 2021 | 05:26 WIB
Ilustrasi Lapangan Sepakbola--Stadion Old Trafford, kandang Manchester United.
Ilustrasi Lapangan Sepakbola--Stadion Old Trafford, kandang Manchester United.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM --Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan sinyal akan menerbitkan izin untuk kompetisi pramusim sepak bola di Indonesia. Jika kompetisi pramusim dinilai sukses dalam penerapan protokol kesehatan (prokes), kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2021-2022 pun akan mendapatkan lampu hijau.

"Kita akan coba untuk memberikan izin terkait penyelenggaraan di tahap awal, akan menyelenggarakan prakompetisi (pramusim), kita akan lihat apakah penyelenggaraan tersebut bisa dilaksanakan syarat-syarat itu," ujar Listyo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (18/2).
 
Menurut Listyo, salah satu syaratnya adalah dengan tetap mengedepankan prokes. Setiap pertandingan digelar wajib tanpa penonton atau suporter.

Listyo menyarankan agar para suporter cukup menyaksikan tim kesayangan bertanding dari rumah saja tanpa harus datang ke stadion. Bahkan kegiatan nonton bareng (nobar) tidak diperbolehkan.

Selanjutnya, kata Listyo, nanti akan ada evaluasi secara bertahap saat pertandingan pramusim berjalan. Hasil evaluasi tersebut, ia menegaskan, akan menjadi penentu apakah kompetisi sepak bola Indonesia, baik Liga 1 maupun Liga 2 dapat bergulir atau tidak.

"Harapan dan komitmen bagaimana penyelenggaraan prakompetisi nanti dengan memegangteguh aturan. Oleh karena itu kegiatan pertandingan seperti di luar negeri, tanpa penonon menjadi salah satu yang akan kita coba," tutur mantan Kabareskrim tersebut.

Diketahui, kompetisi Liga 1 musim 2020 dihentikan sejak Maret 2020 silam akibat pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia. Saat kompetisi dihentikan, Persib Bandung masih bertengger di puncak klasemen sementara dengan koleksi sembilan dari dari tiga laga yang telah dilakoni. Sedangkan untuk Liga 2 2020 belum menggulirkan pertandingan satu pun.

Kemudian pada awal 2021, kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2020 resmi dihentikan setelah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menggelar rapat komite eksekutif (Exco). Kompetisi dibatalkan karena alasan force majeure terkait dengan pandemi Covid-19. Selanjutnya, tidak ada juara dan tidak ada degradasi, sehingga nantinya peserta masing-masing liga tetap mengacu pada kompetisi musim 2020.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah memberikan kesempatan kompetisi sepak bola Tanah Air kembali bergulir. Gelaran kompetisi pramusim menjadi kesempatan untuk masing-masing kesebelasan untuk berbenah setelah sekitar satu tahun mengalami kevakuman, juga jadi ajang penentu nasib digelar kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2021-2022.

"Ini sekaligus menjadi ujian, apakah hal-hal yang sudah disampaikan pada saat memohon izin dari pihak PSSI dan LIB itu dipatuhi tidak. Polri akan melihat itu, kalau turnamen pramusim ini berhasil dengan baik, maka tntu setelah itu, setelah lebaran Idul Fitri nanti akan ada kompetisi untuk 2021-2022," ungkap Zainudin.

Pada Kamis (18/2), Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia menggelar silaturahmi Menpora RI dengan pemangku kepentingan sepak bola. Dalam kesempatan ini, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan memaparkan rencana PSSI demi melancarkan izin untuk kompetisi Liga 1 dan Liga 2.

Iwan, sapaan Mochamad Iriawan menyebut PSSI dan PT Liga Indonesia Baru akan menggelar turnamen pramusim yang digelar dengan nama Piala Menpora 2021. Turnamen ini direncanakan digelar pada 20 Maret hingga 25 April mendatang.

"Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 inginnya digelar setelah lebaran, untuk mengisi kekosongan, digelar turnamen prakompetisi sehingga butuh uji simulasi disiplin protokol kesehatan," kata Iwan.

Iwan menyebut turnamen tersebut dapat menjadi uji simulasi dari kompetisi. Sehingga, panitia pelaksana pertandingan dapat mempersiapkan dan pemantapan menuju kompetisi dengan sistem baru.

"Pertandingan juga dilaksanakan tanpa penonton sehingga turnamen ini bisa menjadi bahan evaluasi perilaku supporter, seperti larangan nobar, pengumpulan massa maupun berkeliaran," kata Iwan.

Di sisi lain, turnamen tersebut dapat menjadi pemanasan tiap klub untuk seleksi pemain sebelum mendapat kontrak permanen. Turnamen tersebut diklaim dapat menyelamatkan pemain sepak bola yang kini harus banting setir mengganti pekerjaan mereka.

"Turnamen berlangsung 48 laga di empat tempat, Solo, Bandung, Malang, Palembang dengan pertimbangan matang, bukan asal tunjuk. Tentu ada hadiah yang diberikan, nanti akan kita sampaikan secara jelas pada peserta kompetisi," kata Iwan.

Iwan mengakui rencana pelaksanaan kompetisi akan bergantung pada turnamen Piala Menpora tersebut. Sehingga bukan hal yang tidak mungkin kompetisi tidak bisa digelar jika Piala Menpora gagal dilaksanakan sesuai protokol.

"Ingat ya, liga ini baru bisa digelar jika pramusim berjalan dengan protokol kesehatan dan komitmen supporter sehingga izin bisa keluar," kata Iwan.

Iwan berharap turnamen ini menjadi jalan bagi kepolisian untuk bisa memberikan izin kompetisi. Sehingga dia meminta pemimpin klub dan pimpinan supporter untuk berkomitmen menjaga protokol kesehatan.

Dalam Piala Menpora nanti, supporter tidak hanya dilarang untuk datang ke stadion. Supporter pun dilarang untuk menggelar nonton bareng dan membuat kerumunan.

Untuk dapat memanjakan penonton, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ahmad Hadian Lukita berjanji LIB akan membuat penonton dapat menonton dengan mudah. Ahmad menjamin seluruh pertandingan dapat ditonton oleh supporter dari rumah.

"Kami berharap semua penonton mendapat akses semudah mungkin dan smeurah mungkin, bahkan fasilitas menonton secara gratis agar terjangkau seluruh pertandingan," kata Ahmad.

Ahmad mengakui seluruh rencana tentu bisa berubah jika izin tidak keluar. Sehingga butuh komitmen dari supporter agar tetap menjaga protokol kesehatan sehingga Liga 1 dan Liga 2 bisa kembali digulirkan.

"Kita masih menunggu izin kepolisian karena tentu ada analisa di tempat pertandingan yang akan berlangsung. Kalau akhirnya izin keluar, tentu berkat seluruh dukungan banyak pihak, termasuk supporter," kata Ahmad.

Ahmad pun tetap meminta seluruh supporter untuk bisa menjaga protokol kesehatan tidak hanya dipertandingan. Menurutnya, dengan disiplin protokol kesehatan bukan hanya pertandingan bisa digelar, tapi juga pandemi akan berakhir.

"Mari kita tunjukkan pada smeua pihak bahwa kita siap untuk menjalankan protokol kesehatan sebaik-baiknya, laksanakan 3M-nya, tetap pakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," kata Ahmad.

Sayangnya, turnamen tersebut tidak diikuti oleh semua klub Liga 2. Hal itu pun membuat manajer Perserang Serang, Babay Karnawi keberatan dan meminta seluruh klub Liga 2 turut andil dalam Piala Menpora.

"Jadi kami mohon dari peserta Liga 2 diikutsertakan pada turnamen pramusim ini. Karena kami ingin ikut terlibat dalam perkembangan sepak bola tanah air," kata Babay.

Saran dari Babay kemudian ditampung oleh PSSI. PSSi berjanji akan mematangkan turnamen tersebut termasuk kemungkinan menambah tim.

Sementara itu, Ketua Umum Viking Persib Club, Herru Djoko berterima kasih pada stakeholder terkait yang mau memperjuangkan adanya kegiatan sepak bola. Herru pun mengaku akan mengajak setiap pendukung Persib untuk turut berkomitmen melaksanakan protokol kesehatan agar liga kembali bergulir.

"Kami berterima kasih pada seluruh stakeholder yang berusaha untuk membuat liga kembali bergulir. Kami dukung tim kami dari rumah, kami akan meminta Bobotoh untuk menjaga protokol kesehatan," kata Herru.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Messi Ngamuk, Bilang Begini ke Pochettino

Senin, 20 September 2021 | 17:43 WIB

Prediksi Skor Manchester United vs West Ham United

Minggu, 19 September 2021 | 17:51 WIB
X