Menakar Fakta dan Efek Minum Kopi Saat Bergadang

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 17:25 WIB
Ilustrasi kopi sebagai teman begadang.
Ilustrasi kopi sebagai teman begadang.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Bergadang ditemani dengan secangkir kopi memang sudah menjadi kebiasaan masyarakat sejak dahulu.

Banyak yang memercayai bahwa kopi bisa membuat kita tidak mudah tertidur. Bahkan tak sedikit pula yang meminum kopi lebih dari secangkir hanya dalam waktu sekali bergadang.

Berbicara soal hubungan kopi dan kualitas tidur, maka bisa dikatakan kopi memiliki efek samping tersendiri.

Berdasarkan penelitian Drake et.al., 2013 disebutkan bahwa kafein sebesar 400 mg yang diminum 30 menit sebelum tidur, bisa memicu gangguan tidur.

Menurut Sherwood (2009), kandungan kafein pada kopi bisa menghambat adenosin terjaga. Padahal fungsi adenosin mampu membuat seseorang tidur dengan normal.

Kandungan Gizi pada Secangkir Kopi

Kandungan gizi pada satu gelas kopi hitam dan kopi yang sudah dicampur gula dan susu tentunya akan berbeda. Terlebih ketika menghitung nilai kalorinya, kopi hitam pasti memiliki jumlah kalori yang lebih sedikit.

Berdasarkan laporan dari USDA National Nutrient Database, secangkir kopi hitam hanya mengandung 2 kalori.

Selain itu, secangkir kopi hitam mengandung kurang lebih 2 mg kalsiun, 2 mg natrium, dan 3 mg magnesium. Ketiga zat tersebut merupakan apa yang dibutuhkan oleh tubuh. Sehingga, dengan mengonsumsi kopi hitam, maka bisa berpotensi terhindar dari resiko alzeimer dan penyakit diabetes tipe 2.

Sedangkan untuk kopi yang sudah dicampur dengan gula dan susu, maka dapat dikatakan bahwa kandungan gulanya sendiri bisa memicu berbagai penyakit jika dikonsumsi secara berlebihan.

Bahkan kopi yang sudah dicampur dengan susu atau creamer bisa mengandung kalori hingga 32-38 kalori. Oleh karena itu, mengonsumsi kopi hitam lebih direkomendasikan karena memiliki nilai kalori yang lebih rendah.

Efek Minum Kopi Saat Bergadang

Menurut penelitian dari University of South Australia yang menyurvei sebanyak 17.700 peserta berusia 37 dan 73 tahun, ditemukan bahwa adanya efek kopi terhadap kinerja otak.

Mengutip dari The Hill, menunjukkan bahwa pada peserta yang mengonsumsi kopi lebih dari enam kali dalam sehari, resiko terkena demensia dan penyusutan volume otak relatif lebih besar.

Adapun studi dari jurnal Advances in Nutrition mengatakan seseorang yang tidur lebih larut atau sering bergadang memiliki resiko terkena penyakit diabetes dan jantung. Terlebih jika dipadukan dengan mengonsumsi kopi yang mengandung susu dan gula, maka resiko penyakit yang timbul akan semakin besar.

Jikalau kegiatan bergadang sangat mendesak dan membutuhkan kopi untuk menghambat rasa kantuk, maka bisa diseimbangkan antara mengonsumsi kopi dan air. Air seyoginya bisa menjadi penetralisir zat-zat yang tertampung di dalam ginjal, sehingga jangan sampai melupakan minum air setelah meminum kopi.

Selain itu juga, bisa disiasati dengan cara menunda minum kopi selama satu minggu sebelum jadwal bergadang dan disarankan untuk tidak mengonsumsi kopi secara berlebihan. [Cicin Yulianti]

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Cara Jaga Kesehatan Otak dengan 6 Kebiasaan Mudah Ini

Jumat, 22 Oktober 2021 | 09:11 WIB

Cara Mengetahui Telur Busuk, Jarang Disadari!

Kamis, 21 Oktober 2021 | 18:59 WIB

Tanda Gejala Gagal Jantung, Waspadai Jenis Batuk Ini!

Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:02 WIB

3 Risiko Olahraga Sebelum Tidur, Jarang Disadari!

Kamis, 21 Oktober 2021 | 12:45 WIB

Cara Hilangkan Lemak Perut, 5 Tips Ini Dijamin Ampuh

Kamis, 21 Oktober 2021 | 09:26 WIB

Daftar Tepung untuk Penderita Diabetes, Semua Enak!

Senin, 18 Oktober 2021 | 13:58 WIB
X