3 Kelompok Orang Ini Rawan Alami Efek Samping Vaksin Covid

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 08:14 WIB
Petugas melakukan vaksinasi Covid-19 di Skomen Mahawarman, Jalan Surapati, Kota Bandung, Senin, 2 Agustus 2021. Vaksinasi Covid-19 yang digelar Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahawarman Jawa Barat, Kodam III/Siliwangi, dan STIKES Dharma Husada Bandung tersebut diikuti sebanyak 3.200 peserta sebagai upaya percepatan vaksinasi Covid-19 nasional.
Petugas melakukan vaksinasi Covid-19 di Skomen Mahawarman, Jalan Surapati, Kota Bandung, Senin, 2 Agustus 2021. Vaksinasi Covid-19 yang digelar Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahawarman Jawa Barat, Kodam III/Siliwangi, dan STIKES Dharma Husada Bandung tersebut diikuti sebanyak 3.200 peserta sebagai upaya percepatan vaksinasi Covid-19 nasional.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sebagian orang mengalami efek samping vaksin Covid. Sebagian besar orang mendapati efek samping ringan, seperti nyeri di lengan bekas suntikan atau merasa kelelahan. Namun beberapa orang lainnya tidak memiliki efek samping sama sekali.

Tetapi sebuah studi baru oleh CDC menemukan, ada tiga kelompok yang melaporkan bahwa mereka mendapat efek samping usai divaksin corona. Mereka adalah perempuan, anak muda, dan orang-orang yang pernah menderita Covid-19.

Dilansir dari eatthis, menurut sebuah studi CDC yang menganalisis bulan pertama vaksinasi, lebih dari 79 persen efek samping dilaporkan oleh perempuan, meskipun perempuan hanya menyumbang 60 persen dari vaksinasi yang diberikan. Reaksi parah anafilaksis telah dilaporkan hampir secara eksklusif oleh perempuan.

Para ahli masih tidak mengetahui penyebabnya. Bisa jadi hanya perempuan yang cenderung melaporkan efek sampingnya, atau perempuan meningkatkan respons kekebalan yang lebih agresif terhadap virus corona (yang juga menjelaskan mengapa lebih banyak pria meninggal karena Covid-19).

Anak Muda Lebih Rentan Alami Efek Samping Vaksin Covid

Dalam uji klinis vaksin, anak muda juga melaporkan lebih banyak efek samping daripada orang tua. Alasannya mungkin juga sama karena sistem kekebalan mereka lebih agresif.

Anak muda memiliki sistem kekebalan yang lebih kuat, respons yang lebih kuat terhadap patogen yang menyerang. Dalam hal ini, akan bermanifestasi sebagai efek samping yang lebih terlihat.

"Kami tahu bahwa sistem kekebalan berubah seiring bertambahnya usia," kata salah seorang dokter penyakit menular di Palo Alto, California, Dr Anne Liu.

"Kami tahu bahwa anak muda (yang tertular virus corona) memiliki produksi sekelompok molekul yang disebut interferon, ini diproduksi lebih kuat yang membantu melawan virus, dan itu mungkin menjadi bagian dari alasan mengapa orang tua menjadi lebih buruk ketika tertular Covid-19,” tambah Liu.

Itulah beberapa kelompok yang rentan mengalami gejala efek samping vaksin Covid. Maka itu harus diperhatikan baik-baik.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Bolehkah Orang Alergi Obat Disuntik Vaksin Covid-19?

Minggu, 26 September 2021 | 15:59 WIB

6 Pemicu Kolesterol Tinggi, Ini Cara Mencegahnya

Minggu, 26 September 2021 | 12:29 WIB

Amankah Ibu Penderita Covid-19 Beri ASI untuk Bayinya?

Minggu, 26 September 2021 | 09:00 WIB

Mengintip Selera Musik Psikopat, Apakah Sama denganmu?

Jumat, 24 September 2021 | 15:33 WIB

Sakit Dada Saat Bangun Tidur, Pertanda Penyakit Jantung?

Jumat, 24 September 2021 | 15:09 WIB

7 Penyebab Mulut Terasa Pahit, Jarang Disadari!

Jumat, 24 September 2021 | 11:06 WIB

Ramuan Herbal Diabetes, Bahannya Mudah Didapat!

Jumat, 24 September 2021 | 09:27 WIB

Beruban di Usia Muda, Apa Penyebabnya?

Jumat, 24 September 2021 | 08:43 WIB
X