Studi: Meski Gejala Ringan, Pasien Covid-19 Berisiko Kena Masalah Memori

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 07:59 WIB
[Ilustrasi] Penelitian baru menunjukkan bahwa infeksi Covid-19 bisa berefek pada memori, bahkan ketika bergejala ringan. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang diterbitkan pada JAMA Network Open.
[Ilustrasi] Penelitian baru menunjukkan bahwa infeksi Covid-19 bisa berefek pada memori, bahkan ketika bergejala ringan. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang diterbitkan pada JAMA Network Open.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Penelitian baru menunjukkan bahwa infeksi Covid-19 bisa berefek pada memori, bahkan ketika bergejala ringan. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang diterbitkan pada JAMA Network Open.

Melansir dari Medical Xpress, Arne Søraas, Ph.D., dari Oslo University Hospital di Norwegia, dan rekannya mengikuti kohort 13.001 orang dewasa dengan Covid-19 antara 1 Februari hingga 15 April 2020.

Bagi mereka yang positif Covid-19 yang diikutsertakan dalam survei, infeksinya relatif ringan dan tidak ada yang dirawat di rumah sakit. 

Peserta survei menyelesaikan kuesioner elektronik pada awal dan pada delapan bulan tindak lanjut yang menanyakan tentang masalah memori dan kualitas hidup yang berhubungan dengan kesehatan.

Para peneliti menemukan bahwa 11 persen pada kelompok positif Covid-19 melaporkan masalah memori pada delapan bulan dibandingkan 4 persen pada kelompok negatif dan 2 persen pada kelompok yang belum diuji.

Ada hubungan kuat yang diamati antara kepositifan Covid-19 pada awal dan masalah memori pada delapan bulan dibandingkan dengan kelompok yang tidak diuji dan dipilih secara acak. 

Di antara kelompok positif Covid-19, 41 persen melaporkan penurunan kesehatan yang signifikan pada masa tindak lanjut dibandingkan satu tahun sebelumnya, dan 12 persen melaporkan masalah konsentrasi. Dari mereka yang melaporkan masalah memori pada kelompok positif SARS-CoV-2, 82 persen juga melaporkan memburuknya kesehatan.

"Temuan ini merupakan dorongan kuat untuk mempertimbangkan kembali gagasan bahwa Covid-19 dapat menjadi penyakit ringan," catat para penulis.

"Ini juga mempertanyakan apakah strategi perawatan di rumah saat ini optimal untuk gejala jangka panjang Covid-19," imbuhnya. 

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

Waspada! Telapak Kaki Dingin Tanda Kolesterol Tinggi

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:26 WIB

5 Efek Buruk Posisi Tidur Miring Kanan dan Tengkurap

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 20:56 WIB

5 Khasiat Minyak Zaitun untuk Wajah, Bikin Awet Muda!

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 14:22 WIB

6 Manfaat Daun Jelatang, Obat Eksim hingga Rematik

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:51 WIB

3 Minuman Penurun Berat Badan, Bisa Dibuat di Rumah!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 14:07 WIB

Cara Jaga Kesehatan Otak dengan 6 Kebiasaan Mudah Ini

Jumat, 22 Oktober 2021 | 09:11 WIB

Cara Mengetahui Telur Busuk, Jarang Disadari!

Kamis, 21 Oktober 2021 | 18:59 WIB
X