Kolesterol, Hipertensi, Hingga Stroke Kabur dengan Makanan Ini, Mudah Diolah!

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 08:54 WIB
Kolesterol, Hipertensi, Hingga Penyakit Jantung Kabur dengan Daun Pakis.
Kolesterol, Hipertensi, Hingga Penyakit Jantung Kabur dengan Daun Pakis.

Hal ini mungkin dikarenakan riboflavin merupakan vitamin yang dibutuhkan untuk melindungi glutathione. Glutathione yaitu antioksidan yang penting di mata.

Itu sebabnya, kandungan riboflavin dalam daun pakis secara tidak langsung dapat membantu Anda menjaga kesehatan mata.

2. Baik untuk kesehatan otak
Selain menjaga kesehatan mata, manfaat lainnya yang diperoleh dari daun pakis yaitu baik untuk kesehatan otak. Bagaimana bisa?

Kandungan niasin dalam daun pakis ternyata diperlukan oleh otak Anda. Pasalnya, niasin merupakan bagian dari koenzim NAD dan NADP yang dibutuhkan untuk mendapatkan energi, sehingga otak berfungsi dengan baik.

Selain itu, niasin juga berpotensi menjadi pengobatan beberapa jenis skizofrenia. Hal ini dibuktikan lewat penelitian dari European review for medical and pharmacological sciences.

Para ahli pada penelitian tersebut melaporkan bahwa niasin dapat membantu memperbaiki kerusakan sel-sel otak yang terjadi akibat kekurangan niasin.

Walaupun hasilnya cukup menjanjikan, penelitian lanjutan masih diperlukan untuk melihat apakan niasin merupakan faktor utama dari skizofrenia. Selain itu, para peneliti juga perlu menganalisis, apakah niasin dapat mengurangi gejala dari penyakit tersebut.

3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Tahukah Anda bahwa kandungan vitamin C dalam daun pakis bisa membantu meningkatkan sistem imun? Faktanya, vitamin C memang dapat memengaruhi kekebalan tubuh dalam berbagai cara.

Sebagai contoh, aktivitas antioksidan dalam vitamin C dapat mengurangi peradangan yang membantu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Khasiat daun pakis yang satu ini juga mendorong pertumbuhan limfosit.

Limfosit yaitu jenis sel kekebalan yang dapat meningkatkan antibodi yang bersirkulasi. Artinya, limfosit dapat menyerang zat asing atau berbahaya dalam darah berkat protein tersebut.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

Penyebab Diabetes Insipidus dan Cara Mengobatinya

Kamis, 28 Oktober 2021 | 20:16 WIB

Positif Covid-19 Setelah Vaksin, Kok Bisa?

Rabu, 27 Oktober 2021 | 14:48 WIB

Apakah Asma Menular? Yuk, Cek Faktanya

Selasa, 26 Oktober 2021 | 18:12 WIB

Waspada! Telapak Kaki Dingin Tanda Kolesterol Tinggi

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:26 WIB

5 Efek Buruk Posisi Tidur Miring Kanan dan Tengkurap

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 20:56 WIB
X