Varian Baru Covid-19 Mulai Ditemukan di Indonesia, Kenali Gejala dan Risikonya!

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 08:22 WIB
[Ilustrasi] Varian Baru Covid-19 Mulai Ditemukan di Indonesia, Kenali Gejalanya!
[Ilustrasi] Varian Baru Covid-19 Mulai Ditemukan di Indonesia, Kenali Gejalanya!

Varian ini memiliki 3 karakteristik yang perlu dikhawatirkan, yaitu:

  • penularan yang jauh lebih cepat,
  • lebih mudah memasuki sel-sel tubuh manusia, dan
  • sistem imun tubuh manusia lebih sulit menangkal infeksi varian tersebut.

Meski demikian, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai apakah benar varian Delta Plus bisa menambah keparahan penyakit COVID-19.

Bagaimana persebaran varian Delta Plus?
Sejauh ini, kasus penyakit akibat infeksi varian Delta Plus tergolong masih cukup rendah. Per tanggal 16 Juni 2021, varian Delta Plus telah dilaporkan berada di 11 negara, yaitu:

  • Kanada (1 kasus)
  • India (8 kasus)
  • Jepang (15 kasus)
  • Nepal (3 kasus)
  • Polandia (9 kasus)
  • Portugal (22 kasus)
  • Rusia (1 kasus)
  • Swiss (18 kasus)
  • Turki (1 kasus)
  • Amerika Serikat (83 kasus)
  • Inggris (38 kasus)

Menurut Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Prof. Amin Subandrio, varian Delta Plus kini sudah mulai memasuki Indonesia. Telah ditemukan 3 kasus varian Delta Plus di 2 wilayah di Indonesia, yaitu Mamuju (Sulawesi Barat) dan Jambi.

Lalu, apakah varian Delta Plus dapat memicu kembali terjadinya lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia? Hal ini masih perlu dikaji lebih lanjut.

Varian Delta Plus diyakini menjadi pemicu timbulnya gelombang ketiga kasus COVID-19 di India. Pasalnya, tingkat keparahan virus ini diduga jauh lebih mematikan dibanding varian sebelumnya.

Namun, kemunculan varian baru virus belum tentu menjadi satu-satunya penyebab peningkatan kasus. Masih ada faktor-faktor lain yang perlu dipertimbangkan selain mutasi varian virus.

Ditambah lagi, pada negara-negara dengan kasus varian baru tersebut, belum ada laporan mengenai lonjakan kasus infeksi COVID-19 yang signifikan.

Meski demikian, penting bagi setiap negara dengan kasus varian Delta Plus untuk semakin meningkatkan jumlah tes COVID-19, pelacakan kasus, serta pemberian vaksinasi.

Apa perbedaan varian Delta dan Delta Plus?
Pada dasarnya, varian Delta Plus merupakan subvarian dari Delta yang biasa. Namun, yang membedakan Delta biasa dan Delta Plus adalah mutasi tambahan di dalamnya.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

Penyebab Diabetes Insipidus dan Cara Mengobatinya

Kamis, 28 Oktober 2021 | 20:16 WIB

Positif Covid-19 Setelah Vaksin, Kok Bisa?

Rabu, 27 Oktober 2021 | 14:48 WIB

Apakah Asma Menular? Yuk, Cek Faktanya

Selasa, 26 Oktober 2021 | 18:12 WIB

Waspada! Telapak Kaki Dingin Tanda Kolesterol Tinggi

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:26 WIB

5 Efek Buruk Posisi Tidur Miring Kanan dan Tengkurap

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 20:56 WIB
X