Covid-19 Bisa Picu Diabetes pada Orang Sehat, Ini Saran Ahli!

- Senin, 2 Agustus 2021 | 10:55 WIB
[Ilustrasi] Diabetes dan penyakit COVID-19 berkaitan satu sama lain. Bagi penderita diabetes (diabetesi), ada risiko peningkatan gejala COVID-19. Namun, ada temuan baru yang menyatakan COVID-19 dapat memicu diabetes pada orang sehat. Bagaimana ini bisa terjadi?
[Ilustrasi] Diabetes dan penyakit COVID-19 berkaitan satu sama lain. Bagi penderita diabetes (diabetesi), ada risiko peningkatan gejala COVID-19. Namun, ada temuan baru yang menyatakan COVID-19 dapat memicu diabetes pada orang sehat. Bagaimana ini bisa terjadi?

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Diabetes dan penyakit COVID-19 berkaitan satu sama lain. Bagi penderita diabetes (diabetesi), ada risiko peningkatan gejala COVID-19. Namun, ada temuan baru yang menyatakan COVID-19 dapat memicu diabetes pada orang sehat. Bagaimana ini bisa terjadi?

COVID-19 memicu diabetes pada orang sehat

Sebagai salah satu cara menganalisis penyakit COVID-19, ilmuwan mengembangkan studi terkait efeknya pada orang sehat. Pasalnya, beberapa kasus menunjukkan kelompok yang tidak memiliki riwayat penyakit tetap mengembangkan gejala yang parah terhadap COVID-19.

Dikutip dari Hellosehat.com, studi dari New England Journal of Medicine menunjukkan COVID-19 mungkin memicu diabetes pada orang sehat. Kondisi ini juga yang akhirnya membuat mereka terkena komplikasi parah dari COVID-19.

Penelitian ini bertujuan untuk memahami karakteristik dan sejauh mana diabetes dapat memengaruhi pasien COVID-19. Dengan demikian, para peneliti dapat mengetahui cara memantau dan mengobati pasien yang terkena diabetes selama dan setelah pandemi.

Diabetes memang sering dikaitkan dengan peningkatan risiko komplikasi dan kematian yang merupakan efek COVID-19. Sekitar 20-30% pasien COVID-19 yang meninggal dilaporkan menyandang diabetes. Munculnya diabetes baru dan komplikasi metabolisme juga diamati pada pasien COVID-19.

Sebenarnya, masih belum jelas bagaimana virus penyebab COVID-19 ini berdampak pada diabetes. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa protein yang berikatan dengan virus, yaitu ACE-2, tidak hanya ada pada paru melainkan juga pada organ lainnya.

Organ dan jaringan yang terlibat dalam metabolisme glukosa, seperti pankreas, jaringan lemak, dan hati pun ditemukan protein yang sama. Para peneliti mencoba menarik kesimpulan bahwa COVID-19 yang memasuki jaringan dapat merusak fungsi metabolisme glukosa yang mungkin memicu diabetes tipe 1

Menurut Francesco Rubino, peneliti yang merupakan profesor bedah di King’s College London, diabetes adalah penyakit kronis yang cukup umum. Artinya, penularan virus lewat droplet (cipratan air liur) ini dapat memengaruhi glukosa meskipun belum diketahui penyebabnya.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

Banyak Makan Tapi Tak Mau Gemuk? Coba Cara Mudah Ini

Senin, 27 September 2021 | 15:50 WIB

Zodiak Bisa Bantu Deteksi Masalah Kesehatan, Yuk Cek!

Senin, 27 September 2021 | 14:24 WIB

Bolehkah Orang Alergi Obat Disuntik Vaksin Covid-19?

Minggu, 26 September 2021 | 15:59 WIB

6 Pemicu Kolesterol Tinggi, Ini Cara Mencegahnya

Minggu, 26 September 2021 | 12:29 WIB

Amankah Ibu Penderita Covid-19 Beri ASI untuk Bayinya?

Minggu, 26 September 2021 | 09:00 WIB

Mengintip Selera Musik Psikopat, Apakah Sama denganmu?

Jumat, 24 September 2021 | 15:33 WIB
X