Penelitian Ungkap Ikan Ini Ampuh Jadi Obat Diabetes, Jarang Dilirik!

- Jumat, 30 Juli 2021 | 16:47 WIB
Olahan Ikan Gabus.
Olahan Ikan Gabus.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Selain rasanya yang nikmat, ikan gabus kerap dijuluki sebagai ikan obat dalam masyarakat kita. Bahkan kan gabus kerap dijuluki sebagai ikan obat dalam masyarakat kita, hingga  diyakini dapat menangani diabetes. Benarkah demikian? Apa saja khasiat yang terkandung dalam ikan gabus? 

Ikan gabus dalam dunia kesehatan telah dikenal mengandung kadar albumin (jenis protein yang penting bagi tubuh) yang tinggi, sehingga dokter kerap menganjurkan konsumsi ikan gabus terutama pada pasien yang kekurangan albumin dalam tubuhya. Misalnya, pada pasien penyakit hati kronis dan malnutrisi.

Selain itu, ikan gabus juga mengandung mineral seng dan antioksidan dalam jumlah besar sehingga sangat bermanfaat bagi tubuh. Beberapa penelitian di tingkat internasional juga sudah membuktikan manfaat lain dari ikan gabus, seperti membantu penyembuhan luka dan mempercepat pengecilan rahim dan penyembuhan wanita setelah operasi cesar.

Ikan Gabus untuk Diabetes

Ikan gabus merupakan salah satu jenis ikan asli Indonesia yang banyak mendiami daerah pesisir. Sayangnya, tidak banyak masyarakat mengetahui khasiat ikan ini, terutama dalam hal pengobatan, khususnya untuk penyakit diabetes. Dikutip dari Republika.co.id, di tangan dua peneliti dari Jurusan Biologi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, ikan gabus bisa diolah menjadi bahan yang bernilai tambah.

Dewi Hidayati, dan rekannya Sri Nurhalita meneliti potensi ikan gabus sebagai obat DM. Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu jenis penyakit penyebab kematian tertinggi ke-6 di Indonesia. Kebanyakan penderitanya tidak sadar mengidap penyakit ini dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai gejala-gejala yang timbul. Selain itu, biaya pengobatan  yang harus dikeluarkan juga terbilang mahal.

Berdasarkan penelitian berjudul Blueprint for Change, penderita diabetes di Indonesia tercatat mencapai 7,6 juta orang. Sebanyak 41 persen di antaranya tidak mengetahui kondisi kesehatannya dan 39 persen mendapatkan pengobatan. Sisanya, hanya 0,7 persen penderita diabetes yang mendapatkan pengobatan dengan tepat.

Dewi tertarik melakukan penelitian obat alternatif untuk mengobati penyakit diabetes tersebut dengan ikan gabus sebagai objeknya. Penelitian pun dilangsungkan dengan mengekstrak ikan gabus yang selanjutnya akan diuji pada hewan uji. Hasilnya, diketahui ekstrak ikan gabus dapat menurunkan kadar gula darah dan memperbaiki jaringan pankreas yang rusak. Kerusakan jaringan pankreas, kata dia dapat menyebabkan terjadinya hiperglikemik (kadar gula berlebih dalam darah).

Sebelumnya, hewan uji juga telah diberi senyawa aloksan ke dalam tubuhnya. Senyawa ini bertujuan untuk merusak jaringan pankreas pada hewan uji. Kerusakan inilah yang nantinya akan diuji dengan memasukkan ekstrak ikan gabus ke dalam tubuh hewan uji. Selama ini penyakit diabetes kerap dihubungkan dengan penyakit impotensi yang banyak menyerang pria dewasa. Berdasarkan hal tersebut pula, Dewi melakukan pengujian terhadap penyakit tersebut pada hewan uji.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

Bolehkah Orang Alergi Obat Disuntik Vaksin Covid-19?

Minggu, 26 September 2021 | 15:59 WIB

6 Pemicu Kolesterol Tinggi, Ini Cara Mencegahnya

Minggu, 26 September 2021 | 12:29 WIB

Amankah Ibu Penderita Covid-19 Beri ASI untuk Bayinya?

Minggu, 26 September 2021 | 09:00 WIB

Mengintip Selera Musik Psikopat, Apakah Sama denganmu?

Jumat, 24 September 2021 | 15:33 WIB

Sakit Dada Saat Bangun Tidur, Pertanda Penyakit Jantung?

Jumat, 24 September 2021 | 15:09 WIB

7 Penyebab Mulut Terasa Pahit, Jarang Disadari!

Jumat, 24 September 2021 | 11:06 WIB

Ramuan Herbal Diabetes, Bahannya Mudah Didapat!

Jumat, 24 September 2021 | 09:27 WIB

Beruban di Usia Muda, Apa Penyebabnya?

Jumat, 24 September 2021 | 08:43 WIB
X