Buah Ini Usir Diabetes hingga Osteoporosis, Tidak Banyak Diketahui!

- Jumat, 30 Juli 2021 | 16:08 WIB
Buah jamblang.
Buah jamblang.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pernah melihat buah jamblang atau duwet? Memang buah yang satu ini cukup sulit ditemukan di pasaran. Bentuknya menyerupai buah anggur dengan warna ungu kehitaman dan rasanya agak asam. Meski begitu, buah jamblang memiliki manfaat dan khasiat untuk kesehatan. Berikut penjelasan lengkap mulai dari kandungan gizi sampai manfaat buah jamblang.

Kandungan gizi buah jamblang atau duwet
Buah jamblang memiliki nama latin Syzygium cumini. Di berbagai daerah, jamblang juga punya sebutan lain, seperti duwet, jamun, jambul, atau jambolan.

Jamblang merupakan buah yang tumbuh di negeri tropis, termasuk Indonesia. Berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia, 100 gram jamblang atau duwet memiliki kandungan gizi sebagai berikut.

  • Air: 80.2 mililiter
  • Energi: 80 Kalori
  • Protein: 0.5 gram
  • Lemak: 0.6 gram
  • Karbohidrat: 18.2 gram
  • Serat: 0.9 gram
  • Kalsium: 33 miligram
  • Fosfor: 138 miligram
  • Zat besi: 1.3 miligram
  • Natrium: 16 miligram
  • Kalium: 92.7 miligram
  • Beta karoten: 329 mcg
  • Niasin: 2.5 miligram
  • Vitamin C: 130 miligram

Buah jamblang atau duwet bisa dikonsumsi secara langsung atau diolah menjadi minuman yang segar. Rasanya yang asam membuat buah jamblang sering dibuat minuman beralkohol sebagai alternatif dari anggur.

Manfaat dan khasiat buah jamblang
Ada beragam manfaat dan khasiat dari buah duwet atau jamblang. Dikutip dari Hellosehat.com, berikut manfaat dan khasiat dari buah jamblang, mulai dari untuk kesehatan tubuh sampai pewarna makanan.

1. Menangkal radikal bebas
Berdasarkan penelitian dari Universitas Udayana Bali, buah jamblang mengandung vitamin C terbanyak kedua setelah jambu monyet.

Kandungan vitamin C di dalam jamblang memiliki manfaat sebagai antioksidan yang berperan dalam menangkal radikal bebas.

Radikal bebas adalah molekul yang tidak berpasangan sehingga bisa menerima dan memberikan elektron pada molekul lain.

Hal tersebut membuat radikal bebas bisa menyerang berbagai molekul dalam tubuh, seperti protein, lipid, dan asam nukleat.

Penyerangan terhadap molekul dalam tubuh bisa merusak sel, protein, DNA, sampai mengganggu keseimbangan tubuh.

Kandungan antioksidan di dalam buah jamblang atau duwet tergantung pada tingkat kematangannya.

Bila masih berwarna hijau, tandanya jamblang masih mentah dan antioksidannya rendah.

Sementara bila buah jamblang sudah berwarna kemerahan, kandungan antioksidannya mulai meningkat.

Buah jamblang berwarna ungu kehitaman memiliki kandungan antioksidan tertinggi.

2. Meningkatkan kesehatan tulang dan gigi
Berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia, 100 gram buah jamblang mengandung 33 miligram kalsium, 138 gram fosfor.

Ketiga kandungan di dalam buah jamblang atau duwet tersebut memiliki khasiat untuk meningkatkan kesehatan tulang dan gigi.

Kalsium berperan penting dalam pembentukan tulang dan gigi, terutama pada anak-anak, ibu hamil, dan menyusui.

Sementara itu, fosfor bekerja sama dengan kalsium untuk menciptakan gusi dan email gigi yang sehat. Fosfor juga memiliki peran penting untuk mengatasi penyakit tulang, seperti osteoporosis.

3. Menyeimbangkan kadar gula darah
Penelitian yang diterbitkan dalam The Indian Journal of Nutrition and Dietetics menjelaskan bahwa buah jamblang memiliki manfaat dan khasiat untuk menyeimbangkan kadar gula darah.

Mengapa buah jamblang punya khasiat dalam menyeimbangkan kadar gula darah?

Dalam penelitian di atas dijelaskan bahwa jamblang memiliki kandungan gula, asam, dan tanin yang seimbang.

Keseimbangan antara ketiga kandungan tersebut bisa bantu menstabilkan kondisi diabetes karena memengaruhi kesehatan pankreas.

Salah satu fungsi pankreas adalah memproduksi insulin yang berperan dalam mengurangi kadar gula darah.

4. Sebagai pewarna alami untuk makanan
Berdasarkan penelitian yang dilakukan Institut Pertanian Bogor (IPB), buah jamblang kaya akan pigmen antosianin terutama pada bagian kulitnya.

Kandungan pigmen antosianin ini bermanfaat untuk dijadikan sebagai pewarna makanan alami.

Dari 100 gram buah jamblang yang sudah matang, mengandung pigmen antosianin sebanyak 161 miligram.

Meski begitu, warna yang dihasilkan oleh buah jamblang cenderung tidak stabil bila terkena suhu panas 80-98 derajat Celcius.

Namun, manfaat buah jamblang sebagai pewarna makanan alami masih bisa diberikan pada panganan dengan pH rendah. Sebagai contoh, produk olahan susu, daging segar, atau minuman manis.

5. Menurunkan risiko anemia
Buah jamblang atau duwet mengandung zat besi yang berperan penting dalam menghasilkan sel darah merah yang sehat.

Tubuh tidak bisa menghasilkan zat besi secara alami, sehingga Anda mendapatkannya dari suplemen atau makanan.

Bila Anda memiliki kadar zat besi yang terlalu rendah, maka bisa mengalami anemia defisiensi zat besi.

Untuk melengkapi kebutuhan zat besi di dalam tubuh, Anda bisa mengonsumsi buah jamblang setidaknya satu minggu sekali.

Meski memiliki manfaat kesehatan, Anda tetap perlu konsultasi ke dokter bila memiliki keluhan terhadap penyakit tertentu.

Buah-buahan hanya bisa mengurangi efek dari satu penyakit, bukan menyembuhkan seutuhnya.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

Sesak Napas Setelah Sembuh Covid-19, Apa Penyebabnya?

Kamis, 14 Oktober 2021 | 21:30 WIB

Waspada, Pilek Menahun Bisa Jadi Tanda 3 Penyakit Ini

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:31 WIB
X