Buah Cecendet, Superfood Kaya Khasiat yang Tumbuh Liar

- Rabu, 28 Juli 2021 | 16:55 WIB
Buah cecendet atau ciplukan.
Buah cecendet atau ciplukan.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM  Jika sewaktu kecil Anda pernah bermain di sawah dan mengeksplorasi tanaman-tanaman liar di sekitarnya, pasti tidak asing melihat buah unik ini.

Buah yang sudah jarang terlihat ini, sekilas berwujud seperti lampion kecil yang jika dikupas terdapat buah di dalamnya.

Buah ini memiliki banyak nama. Dalam bahasa latin bernama latin Physialis angulata, dalam bahasa Inggris dikenal sebagai golden berry, dalam bahasa sunda adalah cecendet sedangkan dalam bahasa Indonesia [tidak baku] disebut ciplukan.

Ciplukan adalah buah yang tumbuh dari tanaman liar dan biasa dijumpai di area persawahan, tepi hutan, tepi jalan dan di berbagai area yang mendapatkan terik matahari.

Buah ciplukan memiliki rasa yang beragam tergantung warnanya, buah ciplukan berwarna kuning emas biasanya memiliki rasa manis asam, sedangkan buah yang berwarna hijau memiliki rasa asam pahit. Meskipun berasal dari tanaman liar, buah ciplukan kini bisa dijumpai di supermarket dengan kisaran harga di atas Rp.100.000 per kgnya.

Tak heran, budidaya buah cecendet menjadi ladang bisnis yang menjanjikan. Ciplukan termasuk dalam kategori superfood lantaran memiliki banyak kandungan vitamin yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menangkal radikal bebas dan melawan berbagai penyakit.

Manfaat yang diberikan dari buah mungil ini tak main-main, bahkan dari daun hingga akarnya pun memiliki khasiat sehingga sudah sejak dulu digunakan sebagai bahan obat tradisional.  Dilansir dari buku berjudul Ragam dan Khasiat Tanaman Obat (2008) karya Hieronymus Budi Santoso, buah ciplukan mengandung vitamin C, asam sitrat, fisalin, zat gula, tanin, kriptoxantin, asam malat, dan alkaloid. 

Berdasarkan rangkuman Ayobandung.com, buah cecendet juga dapat mengatasi hipertensi, mengobati diabetes, memperbaiki sel kulit yang rusak, hingga mengatasi batu ginjal.

Namun, mengkonsumsi buah ciplukan juga harus berhati-hati. Menyadur dari klikdokter.com, buah cecendet memiliki potensi beracun karena tumbuh secara liar dan buah yang masih berwarna hijau atau belum matang tidak diperbolehkan untuk dimakan langsung. 

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

5 Khasiat Minyak Zaitun untuk Wajah, Bikin Awet Muda!

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 14:22 WIB

6 Manfaat Daun Jelatang, Obat Eksim hingga Rematik

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:51 WIB

3 Minuman Penurun Berat Badan, Bisa Dibuat di Rumah!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 14:07 WIB

Cara Jaga Kesehatan Otak dengan 6 Kebiasaan Mudah Ini

Jumat, 22 Oktober 2021 | 09:11 WIB

Cara Mengetahui Telur Busuk, Jarang Disadari!

Kamis, 21 Oktober 2021 | 18:59 WIB

Tanda Gejala Gagal Jantung, Waspadai Jenis Batuk Ini!

Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:02 WIB

3 Risiko Olahraga Sebelum Tidur, Jarang Disadari!

Kamis, 21 Oktober 2021 | 12:45 WIB

Cara Hilangkan Lemak Perut, 5 Tips Ini Dijamin Ampuh

Kamis, 21 Oktober 2021 | 09:26 WIB
X