Makanan-makanan yang Harus Dikonsumsi Sebelum Donor Plasma Konvalesen

- Minggu, 25 Juli 2021 | 10:34 WIB
Petani memanen bayam di Kampung Gunung Dukuh, Desa Citapen, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung. Bayam bisa Dikonsumsi Sebelum Donor Plasma Konvalesen.
Petani memanen bayam di Kampung Gunung Dukuh, Desa Citapen, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung. Bayam bisa Dikonsumsi Sebelum Donor Plasma Konvalesen.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Permintaan darah khususnya plasma konvalesen meningkat hingga 300% pada Juli 2021, sejak gelombang kedua Covid-19 terjadi di Indonesia. Masyarakat yang memenuhi syarat didorong untuk melakukan donor.

Namun sebelum mendonorkan darah, ada beberapa makanan yang harus dihindari. Dilansir di laman Health Digest oleh Republika, diketahui sebelum mendonorkan darah, masyarakat diimbau mengonsumsi makanan yang sehat.

Hindari makanan yang mengandung lemak seperti burger, kentang goreng, dan es krim.

Mayo Clinic juga merekomendasikan agar calon pendonor mendapatkan tidur yang berkualitas pada malam hari sebelum donor. Tak lupa, penuhi kebutuhan air putih, dan pastikan tidak minum obat apapun sebelum donor darah. 

Menurut Orlando Health, makanan yang kaya zat besi juga baik dikonsumsi sebelum donor darah. Sebab ketika mendonorkan darah, seseorang akan kehilangan banyak zat besi dalam tubuh, sehingga mengonsumsi makanan kaya zat besi penting guna menghindari anemia.

Sumber zat besi nabati bisa didapat dari bayam, kacang putih, dan lentil. Sementara zat besi nabati didapat dari daging, telur, dan makanan laut.

Selain zat besi, disarankan juga untuk meningkatkan asupan vitamin C. Buah-buahan dan sayuran berdaun hijau adalah sumber vitamin C yang sangat baik.

Jika Anda khawatir tentang keamanan mendonorkan darah karena pandemi, sebuah studi baru menegaskan bahwa praktik skrining darah yang ada saat ini sudah cukup aman.

“Tampaknya aman untuk menerima transfusi darah atau mendonorkan darah, tanpa takut menularkan Covid-19, dengan menggunakan skrining darah yang ada saat ini,” kata peneliti Sonia Bakkour, seorang ilmuwan di Vitalant Research Institute.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Banyak Makan Tapi Tak Mau Gemuk? Coba Cara Mudah Ini

Senin, 27 September 2021 | 15:50 WIB

Zodiak Bisa Bantu Deteksi Masalah Kesehatan, Yuk Cek!

Senin, 27 September 2021 | 14:24 WIB

Bolehkah Orang Alergi Obat Disuntik Vaksin Covid-19?

Minggu, 26 September 2021 | 15:59 WIB

6 Pemicu Kolesterol Tinggi, Ini Cara Mencegahnya

Minggu, 26 September 2021 | 12:29 WIB

Amankah Ibu Penderita Covid-19 Beri ASI untuk Bayinya?

Minggu, 26 September 2021 | 09:00 WIB
X