Ini Batas Penderita Kolesterol Makan Telur, Jangan Abai!

- Jumat, 16 Juli 2021 | 14:33 WIB
[Ilustrasi] Banyak yang mempertanyakan apakah penderita kolesterol benar-benar tidak boleh makan telur? Pertanyaan tersebut muncul dikarenakan tingginya kandungan kolesterol yang terdapat dalam telur dipercaya bisa meningkatkan risiko orang dengan kolesterol tinggi terkena penyakit jantung.
[Ilustrasi] Banyak yang mempertanyakan apakah penderita kolesterol benar-benar tidak boleh makan telur? Pertanyaan tersebut muncul dikarenakan tingginya kandungan kolesterol yang terdapat dalam telur dipercaya bisa meningkatkan risiko orang dengan kolesterol tinggi terkena penyakit jantung.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Banyak yang mempertanyakan apakah penderita kolesterol benar-benar tidak boleh makan telur? Pertanyaan tersebut muncul dikarenakan tingginya kandungan kolesterol yang terdapat dalam telur dipercaya bisa meningkatkan risiko orang dengan kolesterol tinggi terkena penyakit jantung. Untuk mengetahui faktanya, simak penjelasan berikut.

Telur memang sulit dilepaskan dari menu makanan sehari-hari masyarakat Indonesia. Selain karena memiliki rasa yang nikmat, harganya yang murah, dan mudah diolah, telur juga diperkaya nutrisi-nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan, seperti protein, vitamin A, vitamin B, folat, vitamin D, mineral, seperti zat besi, kalium, kalsium, dan zinc.

Meski bernutrisi tinggi, telur juga mengandung kolesterol yang tinggi. Dalam satu butir telur, terdapat sekitar 185-200 mg kolesterol. Hal inilah yang membuat sebagian orang enggan mengonsumsi telur karena khawatir terkena kolesterol tinggi.

Menderita kondisi ini akan menuntut penderitanya mematuhi banyak hal, termasuk harus berhati-hati dalam memilih makanan. Tanpa pengaturan pola makan yang baik, kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko muncunya komplikasi serius berupa penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan stroke.

Bolehkah Penderita Kolesterol Makan Telur?
Jawabannya adalah boleh, asalkan telur tidak dikonsumsi terlalu banyak. Sebagian besar kolesterol dalam telur terkandung di dalam kuning telur, sementara kandungan kolesterol pada bagian putihnya tergolong rendah.

Namun karena kolesterol dalam telur itu dianggap berbahaya, maka tak sedikit penderita kolesterol tinggi yang takut mengonsumsi telur. Salah satu alasannya adalah karena tingginya kandungan kolesterol di dalam telur diyakini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, terlebih bagi orang yang sudah memiliki kolesterol tinggi.

Padahal kenyatannya, hal tersebut belum tentu benar. Kadar kolesterol dalam darah tidak begitu dipengaruhi oleh kolesterol yang didapat dari konsumsi telur semata. Yang justru lebih memengaruhi kadar kolesterol dalam darah adalah kebiasaan mengonsumsi lemak jenuh dan lemak trans yang banyak terkandung di makanan berikut:

  • Daging berlemak
  • Keju
  • Mentega
  • Es krim
  • Kulit ayam
  • Jeroan

Beberapa penelitian bahkan menjelaskan bahwa mengonsumsi telur tidak lebih dari 4-5 butir setiap minggunya masih aman bagi orang yang memiliki kolesterol tinggi. Bila masih khawatir, penderita kolesterol tinggi bisa mengonsumsi bagian putih telurnya saja yang terbukti rendah kolesterol.

Makanan yang Baik untuk Kolesterol Tinggi
Dinukil dari Alodokter.com, engonsumsi telur masih tergolong aman bagi penderita kolesterol tinggi. Namun, akan lebih baik jika konsumsi telur disertai dengan pola makan sehat dan asupan makanan bergizi lain yang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah, yaitu:

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

5 Penyebab Osteoporosis di Usia Muda, Apa Saja?

Rabu, 26 Januari 2022 | 16:08 WIB

Gejala Omicron Paling Buruk, Kenali 10 Daftarnya

Rabu, 26 Januari 2022 | 15:43 WIB

Penyebab Serangan Jantung yang Sering Diabaikan

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:43 WIB

Awas Ukuran Penis Mengecil, Ini Penyebabnya

Senin, 17 Januari 2022 | 18:29 WIB

Video Belatung di Vagina Wanita Dr Boyke Turun Tangan

Minggu, 16 Januari 2022 | 13:55 WIB
X