Waspada! Kurang Tidur Ganggu Kesehatan Mental

- Jumat, 16 Juli 2021 | 08:17 WIB
Ilustrasi bangun tidur.
Ilustrasi bangun tidur.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kurang tidur satu malam sudah cukup untuk mengganggu kesehatan mental dan fisik. Menurut sebuah studi baru, kurang tidur selama beberapa hari berturut-turut dapat meningkatkan dampak negatif pada kesehatan mental.

"Kurang tidur berturut-turut dikaitkan dengan penurunan emosi positif, peningkatan emosi negatif, dan frekuensi keparahan gejala fisik yang lebih besar," kata Soomi Lee, penulis utama studi tersebut, yang diterbitkan di Annals of Behavioral Medicine, dilansir di CNN, Kamis, 14 Juli 2021, dilansir dari Republika.co.id.

Asisten profesor di Fakultas Studi Penuaan Universitas South Florida dan direktur Lab Tidur, Stres dan Kesehatan (STEALTH), Lee mempelajari tidur dan beragam faktor yang memengaruhinya di seluruh populasi.

Orang dewasa harus tidur setidaknya 7 jam per malam, tetapi menurut data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), satu dari tiga orang di antaranya tidak tidur cukup. Efek negatif dari kurang tidur telah didokumentasikan dengan baik, terkait dengan risiko lebih tinggi dari berbagai kondisi seperti penyakit kardiovaskular, diabetes, obesitas dan demensia.

Namun, efek harian dari kurang tidur berturut-turut belum banyak diteliti. Studi baru ini berfokus secara khusus pada efek buruk sehari-hari dari kurang tidur, yang didefinisikan sebagai kurang dari 6 jam tidur setiap malam, dan apakah ada efek kumulatif dari kurang tidur berulang pada kesehatan sehari-hari.

Studi ini memeriksa data buku harian selama delapan hari berturut-turut dari 1.958 orang dewasa yang mengikuti Midlife in the United States Survey (MIDUS) yang dilakukan antara tahun 2004 dan 2006.

Analisis menemukan bahwa kurang tidur bahkan untuk satu malam mengakibatkan kesehatan fisik maupun mental menurun. Selain itu, dengan beberapa malam berturut-turut kurang tidur, terutama setelah tiga malam, efek negatif tersebut semakin kuat.

"Ketika kurang tidur terjadi hampir setiap hari, yang berarti kronis, saat itulah tubuh dan pikiran kita tidak bisa mentolerasi lagi," kata Lee.  

Menurut Lee, penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur berturut-turut menghasilkan penumpukan stres sehingga menurunkan kesehatan sehari-hari. Ketika jumlah hari berturut-turut kurang tidur meningkat, tingkat keparahan dampak fisik yang merugikan, termasuk nyeri tubuh, masalah pencernaan dan gejala pernapasan, seperti sakit tenggorokan dan pilek juga meningkat, menurut penelitian tersebut. Lee mengatakan peserta merasakan efek fisik terburuk setelah enam hari berturut-turut kurang tidur.
 
Dr Bhanu Kolla, profesor psikiatri dan psikologi di Mayo Clinic dengan minat khusus pada tidur, mengatakan temuan ini memperdalam pemahaman kita tentang efek buruk dari kurang tidur.
 
"Studi ini menambah apa yang sudah kita ketahui, yaitu (bahwa) tidur adalah salah satu pilar kesehatan yang baik, dan memperhatikan tidur seseorang, memberi diri kita cukup kesempatan untuk tidur, menyadari bahwa jika Anda kurang tidur, Anda  akan merasa buruk," kata Kolla.  

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Ciri atau Tanda Pria dan Wanita Selingkuh

Rabu, 18 Mei 2022 | 12:06 WIB

Makan Malam, Menaikkan Berat Badan atau Tidak?

Selasa, 17 Mei 2022 | 16:18 WIB

5 Cara Menghilangkan Batuk dalam Sekejap

Senin, 16 Mei 2022 | 23:43 WIB
X