Tubuh Jarang Bergerak Membuat Kesehatan Terganggu, Ini 4 Bahayanya !

- Selasa, 13 Juli 2021 | 09:54 WIB
Tubuh Jarang Bergerak Membuat Kesehatan Terganggu, Ini 4 Bahayanya !
Tubuh Jarang Bergerak Membuat Kesehatan Terganggu, Ini 4 Bahayanya !

Lengkong, Ayobandung.com - Kebiasaan kurang gerak bukanlah hal baik yang perlu dipertahankan. Dilansir dari berbagai sumber, kurang gerak dapat menyebabkan metabolisme tubuh melambat, melemahkan sistem imun sampai mengurangi kemampuan tubuh mengolah gula darah.

Situasi isolasi mandiri yang sekarang sedang kita jalani tentu membatasi kegiatan sehari-hari yang bisa kita lakukan. Mulai dari pekerjaan hingga olahraga, kita semua harus mengganti aktivitas pada apa yang bisa kita kerjakan di rumah. Bahkan tak jarang kita justru tidak menemukan kegiatan lain sehingga yang bisa kita lakukan hanyalah berdiam diri. Padahal, kebiasaan kurang bergerak dapat berbahaya karena dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan.

Kesehatan adalah hal yang penting untuk dijaga oleh setiap manusia. Setiap orang bertanggung jawab akan kesehatan dirinya masing-masing. Salah satu cara termudah untuk menjaga kesehatan tubuh adalah dengan bergerak. Sayangnya, kondisi saat ini justru menyebabkan orang-orang cenderung menjadi malas gerak. Seseorang dapat disebut kurang gerak apabila aktivitas yang dia lakukan hanyalah berbaring, duduk atau bahkan tidak bangkit dari tempat tidurnya sama sekali.

Berikut adalah beberapa bahaya yang dapat terjadi apabila tubuhmu sudah kurang gerak :

1. Tidur bermasalah

Tidur adalah cara tubuh untuk mengisi ulang energi setelah sepanjang hari terus beraktivitas. Namun apa jadinya jika tidur justru bermasalah ? Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan kurang gerak. Kebiasaan ini juga dapat menyebabkan tubuh terasa sakit mulai dari punggung, lutut atau paha tanpa alasan yang jelas.

Hal ini dikarenakan aktivitas yang menggerakan tubuh seperti olahraga akan memicu tubuh untuk menghasilkan hormon serotonin yang bermanfaat untuk mengatasi insomnia. Selain itu, bergerak juga akan membuat tubuh dan otak menjadi lebih rileks

2. Konsentrasi menurun

Kebiasaan kurang gerak juga dapat berdampak pada menurunnya tingkat konsentrasi. Hal ini karena kebiasaan duduk yang terlalu lama dapat menyebabkan paru-paru tidak dapat menerima kadar oksigen yang cukup untuk bekerja secara optimal. Karena tidak menerima bahan yang cukup, maka pasokan oksigen yang diedarkan ke seluruh tubuh pun akan berkurang. Padahal salah satu bagian tubuh manusia yang sangat membutuhkan oksigen adalah otak.

Dengan kata lain, terlalu lama diam dan kurang gerak dapat menyebabkan berkurangnya oksigen yang diterima otak sehingga konsentrasi pun menjadi menurun. Hal ini tentu akan berpengaruh buruk pada produktivitas karena kamu tidak bisa bekerja dengan fokus.

3. Meningkatkan resiko terserang penyakit berbahaya

Dilansir dari hellosehat.com, terdapat sebuah studi yang menunjukan hasil kalau pria yang jarang melakukan aktivitas fisik lebih atau olahraga rawan terkena stroke hingga 60% daripada pria yang aktif bergerak. Penelitian lain juga menyebutkan kalau wanita yang kurang bergerak lebih rawan hingga 50% terkena penyakit berbahaya seperti stroke dan serangan jantung. 

Halaman:

Editor: Handy Dannu Wijaya

Tags

Terkini

X