Indonesia Darurat Covid-19, Kenali Perbedaan Gejala Varian Alfa, Beta, Gamma, dan Delta

- Kamis, 1 Juli 2021 | 10:18 WIB
[Ilustrasi]  Sejak akhir tahun 2020, virus Corona telah bermutasi menjadi berbagai jenis baru atau varian, yaitu Alfa, Beta, Gamma, dan Delta. Virus Corona varian baru tersebut telah muncul dan menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.
[Ilustrasi] Sejak akhir tahun 2020, virus Corona telah bermutasi menjadi berbagai jenis baru atau varian, yaitu Alfa, Beta, Gamma, dan Delta. Virus Corona varian baru tersebut telah muncul dan menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sejak akhir tahun 2020, virus Corona telah bermutasi menjadi berbagai jenis baru atau varian, yaitu Alfa, Beta, Gamma, dan Delta. Virus Corona varian baru tersebut telah muncul dan menyebar ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Agar Anda tidak bingung dan lebih waspada, yuk, ketahui perbedaannya.

Sejauh ini, beberapa pakar dan institusi kesehatan di seluruh dunia, termasuk WHO, telah menemukan adanya mutasi virus SARS-CoV-2. Varian atau jenis virus Corona penyebab COVID-19 yang baru ini dinamai varian Alfa, Beta, Gamma, dan Delta.

Pada dasarnya, semua virus, termasuk virus Corona atau SARS-CoV-2, memang bisa berubah dan mengalami mutasi seiring berjalannya waktu. Hal ini merupakan salah satu bentuk pertahanan dari virus agar bisa terus berkembang biak.

Sayangnya, beberapa perubahan ini bisa berpengaruh pada laju penularan atau penyebaran virus serta tingkat keparahan penyakit. Mutasi virus Corona juga dikhawatirkan bisa memengaruhi efektivitas vaksin COVID-19 yang telah tersedia.

Perbedaan COVID-19 Varian Alfa, Beta, Gamma, dan Delta
Dinukil dari Alodokter.com, suatu varian virus memiliki satu atau lebih mutasi yang membuatnya berbeda dari varian lain. Menurut WHO, ada beberapa varian virus Corona baru yang termasuk dalam varian yang perlu diwaspadai (variants of Concern), yaitu:

1. Varian Alfa

  • Kode varian: B. 1.1.7
  • Kasus pertama kali ditemukan: Inggris, September 2020
  • Tingkat penularan virus: 43–90% lebih mudah menular dari virus Corona sebelumnya
  • Tingkat keparahan infeksi: lebih berpotensi menimbulkan gejala berat dan risiko peningkatan risiko rawat inap dari virus Corona jenis awal

COVID-19 varian Alfa diketahui lebih cepat menular dan menyebar karena lebih mampu menembus sistem kekebalan tubuh manusia. Bahkan, sejak April 2021 varian ini sudah menjadi salah satu varian virus Corona yang dominan di Amerika Serikat dan Inggris.

Laporan kasus sejauh ini menunjukkan bahwa pasien COVID-19 yang terinfeksi virus Corona varian Alfa bisa mengalami gejala yang lebih parah. Namun, pada orang yang telah menerima vaksin COVID-19, gejala infeksi virus Corona varian ini umumnya lebih ringan.

2. Varian Beta

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

Zodiak Bisa Bantu Deteksi Masalah Kesehatan, Yuk Cek!

Senin, 27 September 2021 | 14:24 WIB

Bolehkah Orang Alergi Obat Disuntik Vaksin Covid-19?

Minggu, 26 September 2021 | 15:59 WIB

6 Pemicu Kolesterol Tinggi, Ini Cara Mencegahnya

Minggu, 26 September 2021 | 12:29 WIB

Amankah Ibu Penderita Covid-19 Beri ASI untuk Bayinya?

Minggu, 26 September 2021 | 09:00 WIB

Mengintip Selera Musik Psikopat, Apakah Sama denganmu?

Jumat, 24 September 2021 | 15:33 WIB

Sakit Dada Saat Bangun Tidur, Pertanda Penyakit Jantung?

Jumat, 24 September 2021 | 15:09 WIB
X