Tak Melulu Serangan Jantung, Mendadak Kolaps Juga Bisa Karena Ini

- Sabtu, 19 Juni 2021 | 16:36 WIB
Ilustrasi -- Penyakit Jantung.
Ilustrasi -- Penyakit Jantung.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kejadian kolaps mendadak atau bahkan kematian mendadak kerap dikaitkan dengan serangan jantung. Hal ini bisa terjadi kapan saja, tak terkecuali saat berolahraga.

Meski dalam kasus kolaps mendadak kerap ditemukan kasus serangan jantung, namun penyebabnya tak hanya hal itu. Dokter spesialis keolahragaan dr. Michael Triangto mengatakan, ada berbagai kemungkinan yang menyebabkan seseorang alami kolaps saat olahraga.

Akan tetapi secara singkat, ia menyebut penyebab umumnya adalah adanya gangguan pada peredaran darah. 

"Pada saat orang berolahraga tentunya dia menggerakkan anggota gerak ototnya. Dan otot tadi membutuhkan aliran darah yang berasal dari jantung sehingga denyutan jadi meningkat," jelas dokter Michael sebagaimana dilansir dari Suara.com, Sabtu 19 Juni 2021. 

Denyut jantung yang meningkat selama berolahraga, kata dokter Michael, berisiko menyebabkan aritmia atau detak jantung tidak normal.

Kondisi itu juga yang pada akhirnya, berpotensi membuat aliran darah ke jantung jadi berkurang hingga menyebabkan serangan jantung.

Tapi selain serangan jantung, ia menyebut risiko kesehatan lain adalah terjadinya tekanan darah meningkat drastis dan menyebabkan pembuluh darah pecah hinggan serangan stroke mendadak.

"Karena itu seseorang yang meninggal (saat berolahraga) tidak selalu berasal dari serangan jantung," ucap dokter Michael lebih lanjut.

"Bisa saja dia itu sebetulnya tekanannya tidak terlalu tinggi. Bukan serangan jantung, tidak mengalami aritmia jantung, tapi sejak sebelumnya pembuluh otak ada aneurisma dan pada saat berolahraga mengalami proses mengedan, menyebabkan pembuluh darah pecah," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Nur Khansa Ranawati

Tags

Terkini

7 Ciri-ciri Asam Lambung Naik yang Jarang Disadari

Selasa, 6 September 2022 | 16:13 WIB
X