Teh Hijau Kurangi Risiko Penyakit Jantung, Ini Penjelasannya

- Jumat, 18 Juni 2021 | 06:44 WIB
Teh hijau yang populer di kawasan Asia sejak dahulu kala, memiliki banyak khasiat dan manfaat yang baik bagi kesehatan.
Teh hijau yang populer di kawasan Asia sejak dahulu kala, memiliki banyak khasiat dan manfaat yang baik bagi kesehatan.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa meminum teh hijau bisa mengurangi risiko penyakit jantung.

Dilansir dari Republika.co.id, satu studi observasional besar di European Journal of Preventive Cardiology, menganalisis informasi kesehatan dan perilaku dari 100 ribu orang di China selama lebih dari tujuh tahun.

Laporan yang terbit pada 2020 ini menemukan bahwa kebiasaan minum teh hijau lebih dari tiga cangkir teh sepekan mampu mengurangi risiko sakit jantung hingga 20 persen. Selain itu, juga mengurangi risiko meninggal karena penyakit jantung hingga 22 persen.

Studi lain terhadap lebih dari 40 ribu orang dewasa di Jepang yang diterbitkan di Journal of American Medical Association melihat risiko kematian 26 persen lebih rendah akibat serangan jantung atau stroke. Manfaat ini didapatkan dari orang yang minum lebih dari lima cangkir teh hijau sehari.

Untuk memahami alasan minum teh sangat baik untuk jantung, kita perlu melihat bagaimana tekanan darah mempengaruhi kesehatan jantung. Tekanan darah tinggi yang disebut hipertensi, merusak dinding arteri dan membuatnya kaku, dan mungkin menyebabkan penyumbatan.

Semakin tinggi tekanan darah kita, maka semakin besar risiko yang dimiliki penyakit kardiovaskular (CVD), penyakit jantung, dan stroke. Ketika pembuluh darah tidak elastis seperti seharusnya, aliran darah dan oksigen ke dan dari jantung akan berkurang. Hal ini menyebabkan nyeri dada, dan kemungkinan serangan jantung atau gagal jantung.

"Penelitian menunjukkan konsumsi teh akan mengarah ke kondisi jantung yang lebih sehat dan mengurangi risiko penyakit jantung," kata Ahli Gizi Lisa Richards, dilansir dari EatThis, Kamis, 17 Juni 2021.

"Hal itu dikarenakan, teh mengandung senyawa tanaman bermanfaat yang dikenal sebagai polifenol, yang bertindak sebagai antioksidan dalam tubuh," lanjutnya.

Teh dan metabolitnya seperti polifenol berperan dalam relaksasi arteri dengan mengurangi peradangan dan meningkatkan aktivitas oksida nitrat di endotelium, lapisan sel yang melapisi bagian dalam pembuluh darah. Oksida nitrat adalah vasodilator yang menyebabkan endotelium rileks, melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah. Senyawa kunci teh adalah EGCG.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

7 Ciri-ciri Asam Lambung Naik yang Jarang Disadari

Selasa, 6 September 2022 | 16:13 WIB
X