Kenali Tanda Menopause Dini, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

- Senin, 7 Juni 2021 | 08:31 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Menopause dini merupakan kondisi yang tidak dapat dianggap sepele. Pasalnya, menopause yang terjadi sebelum waktunya bisa disebabkan oleh kondisi medis tertentu. Langkah penanganan pun perlu disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya.

Menopause merupakan hal yang normal terjadi dalam fase kehidupan wanita. Namun, jika menopause terjadi secara dini, Anda sebaiknya perlu waspada. Seorang wanita dapat dikatakan mengalami menopause dini bila siklus menstruasi sudah terhenti sebelum usia 40 tahun.

Gejala yang dialami pun hampir serupa dengan menopause pada umumnya, yaitu:

  • Menstruasi tidak teratur
  • Darah menstruasi yang keluar lebih banyak atau sedikitdibandingkan biasanya
  • Vagina kering
  • Sulit mengendalikan buang air kecil
  • Gangguan pada saluran kemih
  • Kulit, bibir, dan mata terasa kering

Pada sebagian wanita, menopause juga mengakibatkan emosinya terganggu. Hal ini ditandai dengan suasana hati yang buruk secara tiba-tiba, sering merasa gelisah, depresi ringan, sulit tidur, hingga berkurangnya gairah seksual.

Meski demikian, bukan berarti gejala tersebut selalu mengindikasikan kondisi menoupause dini. Oleh karena itu, sebaiknya periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami beberapa gejala di atas untuk memastikan kondisi yang Anda alami.

Beragam Penyebab dan Faktor Risiko Menopause Dini
Dikutip dari Alodokter.com, berikut ini adalah beberapa penyebab dan faktor yang meningkatkan seorang wanita mengalami menopause dini:

1. Kegagalan ovarium secara prematur
Pada kondisi ini, ovarium tidak lagi berfungsi secara normal saat seorang wanita belum mencapai usia 40 tahun. Wanita dengan kegagalan ovarium prematur umumnya masih mengalami menstruasi, tetapi sulit untuk hamil.

2. Faktor genetik
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa usia menopause seorang wanita berkaitan dengan faktor keturunan atau genetik. Hal ini karena masa menopause seorang wanita umumnya tidak jauh berbeda dengan ibunya.

Jika ibunya mengalami menopause dini, maka anak perempuannya memiliki risiko lebih tinggi mengalami hal yang sama.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

Awas Ukuran Penis Mengecil, Ini Penyebabnya

Senin, 17 Januari 2022 | 18:29 WIB

Video Belatung di Vagina Wanita Dr Boyke Turun Tangan

Minggu, 16 Januari 2022 | 13:55 WIB

Tips Diet dengan Konsumsi Kopi, Emang Bisa?

Minggu, 16 Januari 2022 | 11:00 WIB

Gejala DBD Anak, Waspadai Selama Musim Hujan

Minggu, 16 Januari 2022 | 10:00 WIB
X