CEK FAKTA: Hirup Uap Air Panas Dapat Bunuh Virus Corona

- Jumat, 21 Mei 2021 | 09:13 WIB
Pesan berantai menghirup uap air panas dari hidung dan mulut dapat membunuh virus corona.
Pesan berantai menghirup uap air panas dari hidung dan mulut dapat membunuh virus corona.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pesan berantai berisikan menghirup uap air panas dari hidung dan mulut dapat membunuh virus corona. Pesan berantai ini beredar luas di Whatsapp.

Disebutkan, jika menghirup uap air dalam keadaan suhu 70 derajat celcius, maka virus corona akan mati total. Tak hanya itu, disebutkan juga jika menerapkan terapi ini selama seminggu penuh, maka pandemi akan berakhir.

Share dari Ketua Satgas Covid Pak Dwiyono
Informasi tentang pencegahan Covid19:
Air panas yang Anda minum baik untuk tenggorokan Anda.
Namun virus corona ini tersembunyi di balik sinus paranasal hidung Anda selama 3 hingga 4 hari.
Air panas yang kami minum tidak sampai di sana.
Setelah 4 hingga 5 hari, virus yang tersembunyi di balik sinus paranasal ini mencapai paru-paru Anda.
Kemudian Anda kesulitan bernapas.
Itulah mengapa sangat penting untuk menghirup uap air panas, yang mencapai bagian belakang sinus paranasal Anda.
Anda harus membunuh virus di hidung dengan uap.
Pada suhu 50 ° C, virus ini menjadi lumpuh, lumpuh.
Pada suhu 60 ° C virus ini menjadi sangat lemah sehingga sistem kekebalan manusia mana pun dapat melawannya.
Pada suhu 70 ° C virus ini mati total.
Inilah yang dilakukan steam.
Seluruh departemen kesehatan masyarakat mengetahui hal ini tetapi banyak yang ingin memanfaatkan pandemi ini sehingga mereka tidak membagikan informasi ini secara terbuka.
Orang yang tinggal di rumah harus melakukan menghirup uap panas sekali sehari.
Jika Anda pergi ke pasar atau keluar rumah untuk berbelanja, menghirup uap panas dua kali sehari.
Siapapun yang bertemu dengan beberapa orang atau pergi ke kantor harus menghirup uap panas uap 3 kali sehari.
Seminggu ber-uap:
Menurut dokter, Covid -19 dapat dibunuh dengan menghirup uap dari hidung dan mulut, menghilangkan virus Corona.
Jika semua orang memulai Kampanye Drive Uap selama seminggu, pandemi akan segera berakhir.
Jadi inilah sarannya:
Mulai prosesnya selama seminggu dari pagi dan sore, selama 5 menit saja, untuk menghirup uap.
Jika semua mengadopsi praktik ini selama seminggu, Covid-19 yang mematikan akan terhapus.
Praktik ini juga tidak memiliki efek samping.
Jadi tolong kirimkan pesan ini ke semua kerabat, teman dan tetangga kalian, agar kita semua bisa bersama-sama membunuh virus corona ini dan hidup serta berjalan dengan bebas di dunia indah ciptaan Tuhan ini.
Uap menggunakan Eucalyptus Oil atau Vicks lebih bagus lagi.

Berkah bagi semua yang akan menggunakan terapi ini dan membagikannya dengan orang lain!

Demikian narasi uap air pada pesan berantai tersebut.

Pemeriksaan Fakta

Pertama-tama, Ketua Satgas Covid-19 di Indonesia bukanlah Dwiyono seperti yang disebutkan dalam pesan berantai, melainkan Doni Monardo, yang juga merupakan Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Setelah ditelusuri lebih lanjut, faktanya hoaks mengenai menghirup uap air panas dapat membunuh virus corona adalah hoaks lawas yang beredar kembali. Hoaks ini sempat viral dan tersebar luas pada Maret hingga April 2020.

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Eka Ginanjar membantah bahwa uap air panas bisa mematikan Corona. Dia pun menilai tindakan tersebut tidak bermanfaat.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Langkah Cerdas Mencegah Diabetes pada Milenial

Jumat, 30 September 2022 | 15:29 WIB

7 Ciri-ciri Asam Lambung Naik yang Jarang Disadari

Selasa, 6 September 2022 | 16:13 WIB
X