5 Waktu Terbaik Cek Gula Darah Pasien Diabetes Saat Puasa

- Selasa, 20 April 2021 | 02:21 WIB
Periksa gula darah.
Periksa gula darah.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pasien diabetes melitus (DM) dibolehkan puasa selama bulan Ramadan jika diizinkan dokter dan kondisinya memungkinkan. Selain itu, pasien juga dianjurkan untuk rutin cek gula darah secara mandiri setiap hari.

"Salah satu hal penting untuk keamanan pasien diabetes pada saat berpuasa, yaitu pemeriksaan glukosa darah mandiri yang dilakukan oleh pasien sendiri dengan menggunakan alat glukometer, alat cek gula darah yang biasa pasien punya atau biasa di apotik ada," kata Dokter spesialis penyakit dalam dr. Marina Epriliawati, Sp.PD., dalam siaran langsung Radio Kesehatan Kemenkes, seperti dilaporkan Suara.com, jaringan Ayobandung.com, Senin, 19 April 2021.

Dokter Marina mengatakan, ada beberapa waktu tertentu pasien dianjurkan untuk memeriksa gula darahnya selama bulan Ramadan, yakni:

  1. Sebelum sahur
  2. 2 jam setelah sahur atau sekitar jam 6 pagi
  3. Jam 12 siang
  4. Sekitar jam 6 sore atau sebelum berbuka puasa
  5. 2 Jam setelah berbuka puasa

"Dan waktu-waktu lain yang pasien memiliki keluhan. Jadi ada beberapa waktu yang sebenarnya dianjurkan. Tiap pasien juga bisa berbeda-beda. Kalau pasiennya pakai obat minum saja, kemudian biasanya glukosa terkontrol, pasien juga sudah mulai rajin puasa senin-kamis enggak pernah ada masalah, sebetulnya boleh saja melakukan 1-2 kali pemeriksaan per hari. Kalau stabil boleh dijarangkan," jelasnya.

Tetapi bagi pasien yang mendapatkan obat cukup banyak, terutama suntik insulin hingha 4 kali sehari, dokter Marina menyarankan agar pemeriksaan dilakukan lebih sering sesuai yang direkomendasikan di atas.

Karena pasien dengan dosis obat yang tinggi beresiko alami gula darah terlalu rendah atau justru terlalu tinggi.

"Tapi karena kendala mahal stiknya (pemeriksaan gula darah) atau sakit ditusuk mulu jarinya, itu boleh dikurangi. Tapi menurut saya yang penting adalah sebelum sahur, 2 jam setelah sahur, boleh tengah hari sekali, sebelum buka sekali. Itu mungkin yang penting," tuturnya.

Pemeriksaan sebelum buka puasa penting dilakukan untuk mencegah kemungkinan gula darah terlalu rendah setelah seharian berpuasa.

"Yang perlu disampaikan lagi sebetulnya ada mitos atau kepercayaan pasien yang merasa puasa batal kalau cek gula darah. Ini yang perlu saya sampaikan, kalau itu tidak batal. Yang membatalkan puasa itu kan jika makan, minum, berhubungan seksual, juga muntah dengan sengaja," ucapnya.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Meniran Diklaim Bisa Jadi Obat Covid-19, Benarkah?

Selasa, 30 November 2021 | 14:31 WIB

BAB Setiap Hari Sehat? Ini Jawabannya

Selasa, 30 November 2021 | 12:15 WIB

Sakit Perut Haid, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Senin, 29 November 2021 | 21:41 WIB

Waspadai 5 Efek Samping Setelah Sembuh Demam Berdarah

Senin, 29 November 2021 | 18:17 WIB

7 Ciri Berat Badan Mulai Turun dan Angka Idealnya

Senin, 29 November 2021 | 15:10 WIB

5 Penyebab Rambut Rontok dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 27 November 2021 | 15:37 WIB
X