7 Fakta Menarik Tentang Masker KN95 yang Perlu Diketahui

- Rabu, 31 Maret 2021 | 18:04 WIB
Masker KN95
Masker KN95

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Hingga hari ini, masyarakat Indonesia masih diliputi kekhawatiran akan masih berlangsungnya pandemi Covid-19 atau Corona. Dalam kondisi ini, masyarakat diwajibkan menggunakan masker saat berada di mana pun dan saat berinteraksi dengan siapa pun.

Masker adalah langkah tambahan untuk membantu memperlambat penyebaran Covid-19 atau Corona. Jika dikombinasikan dengan tindakan pencegahan setiap hari, seperti mencuci tangan dan menjaga jarak di tempat umum, penularan Covid-19 atau Corona bisa ditunda.

Masker KN95 adalah jenis masker anti-polusi yang bisa digunakan mampu menyaring debu, jamur, dan bisa juga digunakan untuk melindungi dari asap. Masker KN95 juga dapat menyaring paparan virus Covid-19 atau Corona hingga 95%.

Dibanding masker kain atau masker bedah biasa, jenis masker KN95 ini diyakini bisa menyaring lebih banyak partikel di udara dibanding masker wajah lainnya.

Namun, selain menggunakan masker KN9, kamu juga harus berhati-hati dan tetap melakukan protokol kesehatan yang berlaku saat beraktivitas di tempat umum.

Akhir-akhir ini masker KN95 sedang hangat diperbincangkan oleh masyarakat. Hal ini tidak lain dan tidak bukan bermula sejak kadar polusi yang semakin tinggi hingga kondisi mewabahnya virus Covid-19 atau Corona saat ini.

Perlu kamu tahu, masker KN95 ini berbeda dengan masker lainnya, meskipun sekilas terlihat sama saja. Masker KN95 adalah masker yang memiliki fungsi untuk melindungi pemakainya dari partikel udara di sekitarnya.

Berbeda dengan masker biasa yang mampu melindungi pemakainya dari kuman atau bakteri. Masker KN95 juga memiliki pori-pori lebih kecil dari masker pada umumnya, maka itu masker ini mampu memberikan perlindungan terhadap partikel halus seperti debu.

Maraknya wabah virus Corona atau nama resmi terbaru Covid-19 atau Corona membuat masyarakat ekstra waspada. Segala cara pun dilakukan untuk mencegah penyebaran penyakit ini. Salah satu pencegahannya dengan menggunakan masker.

Penggunaan masker hingga sekarang dapat dipercaya untuk mencegah penyebaran virus. Imbasnya, permintaan pasar terhadap masker meningkat drastis. Stok menjadi langka dan harganya semakin melonjak.

Berbagai jenis masker pun sangat laku di pasaran dan terjual habis. Di antaranya masker KN95. Produk ini termasuk produk yang paling banyak dicari. Hal itu menyebabkan produk yang satu ini terus kehabisan pasokan. Untuk itu, yuk, ketahui fakta-fakta menarik tentang masker KN95 ini:

1. Mengenal Masker KN95

Masker KN95 terlihat sangat mirip dengan N95 jika dilihat bentuknya, tetapi masker KN95 memiliki jahitan di bagian tengah yang memungkinkan untuk melipat masker menjadi dua.

Selain itu, masker KN95 juga memiliki bentuk yang unik yakni agak moncong ke depan layaknya mulut bebek. Hal ini bertujuan agar kain masker tidak terlalu menempel ke mulut dan hidung sehingga, membuat kamu leluasa untuk bernafas ataupun berbicara.

Masker KN95 menggunakan loop telinga untuk menggunakannya. Desainnya sendiri cukup jelas, sehingga tidak memungkinkan pemakainya terbalik ketika menggunakan masker ini. Namun, tetap saja perlu perhatian khusus saat kamu hendak memakainya, pastikan masker menempel dengan pas, sehingga cover hidung dan mulut secara maksimal, agar terhindar dari kebocoran.

Layaknya masker N95, masker KN95 juga termasuk dalam kategori Filtering Facepiece Respirator (FFR) sekali pakai. Masker respirator ini mampu melindungi pemakainya dari tetesan atau droplet hingga aerosol.

Pada umumnya, masker respirator KN95 berwarna putih dengan bentuk sedikit bulat. Permukaannya pun cukup tebal sehingga mampu menyaring material kecil sebesar 2,5 mikron.

Masker KN95 awalnya digunakan di daerah kota dengan kualitas udara yang buruk. Tujuannya agar mengurangi risiko penyakit yang disebabkan oleh polusi seperti influenza, sakit tenggorokan, stroke, dan kanker paru-paru.

Namun, sejak pandemi Covid-19 atau Corona, masker ini sering digunakan untuk mencegah paparan virus Covid-19 atau Corona. Mengingat kemampuannya yang mampu menyaring hingga 95% partikel kecil di udara.

Saat ini, Center of Disease Control and Prevention (CDC) sudah menetapkan masker KN95 sebagai alternatif ketika N95 tidak lagi tersedia untuk tenaga medis.  Penggunaan masker asal China ini juga telah diresmikan oleh Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat tahun lalu. Sejumlah masker KN95 pun sudah didonasikan ke seluruh penjuru dunia.

2. Masker KN95 Efektif Melindungi Hingga 95 Persen

Mengenakan masker merupakan bagian dari protokol kesehatan yang wajib dipatuhi selama pandemi virus Covid-19 atau Corona. Hal ini pun harus terus diperhatikan dengan saksama, mengingat regulasi penggunaan masker yang berubah-ubah.

Hal ini menimbulkan beberapa pertanyaan tentang kemanjuran masker KN95 dalam menangkal paparan virus. Dalam sebuah analisis, ditemukan bahwa hingga 95 persen penutup wajah yang diimpor dari luas AS tidak memenuhi standar untuk efektivitasnya.

Meski begitu, masker KN95 tetap lebih baik daripada masker bedah atau masker kain. Studi terbaru oleh ilmuwan Amerika Serikat menyebut masker KN95 mampu menyaring 95 persen aerosol. Setelah diuji sekitar 200 masker KN95 dari 15 produsen yang berbeda.

Hasilnya, sekitar 80 hingga 90 persen masker tersebut mampu menyaring 95 persen aerosol. Masker KN95 masih bisa memberikan perlindungan lebih baik ketimbang masker bedah atau kain. Oleh karena itu, dalam kondisi tertentu apapun masker jenis ini efektif untuk digunakan.

Penggunaan masker KN95 dapat menurunkan risiko tertular Covid-19 atau Corona. Karena itu, setiap orang perlu terus mengenakan masker ini saat beraktivitas. Bagi tenaga medis, keefektifan masker menjadi sebuah keharusan.

Masker KN95 adalah salah satu yang disarankan, karena memiliki kemampuan menyaring aerosol hingga 95 persen. Masyarakat umum, juga dianjurkan untuk menggunakan masker KN95 agar terlindung dari paparan virus Covid-19 atau Corona saat sedang beraktivitas.

3. Masker KN95 Cocok Untuk Segala Usia

Selain bentuknya yang unik dan efektif, masker KN95 mampu menangkal paparan virus Covid-19 atau Corona. Apalagi, masker KN95 diperuntukkan bagi segala usia baik anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia. Masker ini juga bisa digunakan di dalam atau pun luar ruangan.

Masker KN95 ini disarankan untuk segala usia karena bentuknya yang condong sehingga kamu lebih leluasa untuk bernafas. Masker KN95 ini memiliki efek baik untuk pernapasan anak-anak apabila ingin dipakaikan pada anak-anak. Selain itu, masker KN95 cocok digunakan oleh penderita penyakit saluran pernapasan (orang dewasa).

Masker KN95 ini juga direkomendasikan untuk orang lanjut usia (lansia), ibu hamil dan pasien dengan penyakit kardiovaskular serta penderita paru kronik. Hal ini dikarenakan bahan yang digunakan masker KN95 tidak menghambat saluran pernapasan. Oleh karena itu, penggunaan masker KN95 ini sangat cocok untuk digunakan segala usia.

4. Beginilah Cara Melepaskan Masker KN95 Dengan Benar

Banyak sekali tutorial tentang cara menggunakan masker dengan benar, namun sangat sedikit sekali masyarakat mengetahui tata cara melepas masker dengan baik dan benar, bahkan tidak sedikit dari mereka meremehkan hal ini.

Secara umum, virus ini menyebar melalui udara dan masuk ke saluran pernafasan. Namun, bisa saja virus tersebut menempel di permukaan masker yang kamu gunakan. Bagi petugas kesehatan yang memberikan intervensi atau tindakan kesehatan kepada pasien, salah satunya tata cara melepas masker KN95 yang baik dan benar.

Lantas, bagaimana cara membuka dan membuang masker yang benar? Ikuti langkah-langkah berikut:

  • Biasakan mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh masker, boleh menggunakan air mengalir dengan sabun, bisa juga menggunakan cairan antiseptik berbahan dasar alkohol.
  • Gantilah masker jika rusak, kotor, atau basah.
  • Lepas kaitan masker dari telinga atau ikatan masker, pastikan tidak memegang bagian depan masker.
  • Buanglah masker dengan benar ke dalam tempat sampah.
  • Cucilah tangan pakai sabun atau bahan berbasis alkohol dengan baik dan benar.

5. Padu-Padankan Fashion dengan Motif dan Warna Dari Masker KN95

Memakai masker di masa pandemi ini sudah menjadi fashion baru di masa New Normal. Walaupun harus selalu menggunakan masker saat menjalankan aktivitas, kamu pun tetap bisa tampil stylish loh!

Seperti memakai masker dengan warna cerah atau dengan berbagai bermotif menjadi suatu pilihan. Memainkan kombinasi warna-warna atau juga yang bermotif dapat memberikan sensasi tersendiri ketika menggunakan masker. Namun, pemakaian masker sebagai bagian fashion di masa New Normal juga perlu diselaraskan dengan busana yang kamu gunakan.

Kini, masker KN95 hadir dengan banyak pilihan warna sehingga kamu hanya perlu menyelaraskan antara warna baju yang dikenakan dan warna masker. Caranya, gunakan masker dengan warna senada dari salah satu pakaian yang kamu gunakan, misalnya atasan, bawahan, atau hijab.

Apabila kamu memakai baju satu warna, misalnya terusan berwarna polos, bisa memilih masker dengan warna satu tingkat lebih terang atau satu tingkat lebih gelap. Selain itu, kamau juga dapat memilih warna komplementernya.

Selain memiliki banyak warna, saat ini juga telah banyak jenis masker KN95 yang bermotif unik seperti batik, lurik, bunga-bunga, kotak-kotak, maupun abstrak. Saat sedang memakai baju yang polos, kamu bisa menambah sentuhan berbeda pada masker yang digunakan dengan bermain motif. Pastikan warnanya senada dengan warna baju kamu ya!

6. Masker KN95 Digunakan Hanya Sekali Pakai

Masker KN95 hanya bisa digunakan sekali dan tidak bisa dicuci ulang seperti masker kain. Jika masker kotor, basah atau rusak, maka harus diganti agar fungsinya tetap efektif. Masker KN95 juga tidak disarankan untuk dipakai sehari-sehari. Durasi yang dianjurkan oleh pakar kesehatan adalah 8 jam pemakaian saja dan selebihnya harus dibuang setelah pemakaiannya.

7. Bagaimana Cara Membuang Masker?

Masker kain pun juga harus dibuang seperti halnya masker bedah di dalam kantong sampah bersama sampah lain. Alternatifnya, masker yang sudah dibersihkan dapat didaur ulang dengan berbagai cara. Misalnya, dapat digunakan kembali sebagai kain pembersih atau kantong untuk kacamata karena terbuat dari katun.

Beberapa informasi di atas mengenai masker KN95. Selalu kenakan jenis masker KN95 dengan cara pemakaian yang benar. Agar risiko tertular virus Covid-19 atau Corona dapat diminimalkan. Pastikan pula selalu mencuci tangan dengan sabun, dan air mengalir sebelum memakai masker. Hindari terlalu sering menyentuh masker.

Gerakan 3 M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak) sebagai kebiasaan baru juga sudah digaungkan oleh BNPB untuk menekan penularan virus Covid-19 atau Corona yang di Indonesia.

Pastikan kamu tetap menerapkan protokol kesehatan dimana pun kamu berada. Karena virus ini tidak terlihat, dan tak akan memandang siapa pun untuk dijangkitnya. Well, semoga informasi ini bermanfaat buatmu!

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

Meniran Diklaim Bisa Jadi Obat Covid-19, Benarkah?

Selasa, 30 November 2021 | 14:31 WIB

BAB Setiap Hari Sehat? Ini Jawabannya

Selasa, 30 November 2021 | 12:15 WIB

Sakit Perut Haid, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Senin, 29 November 2021 | 21:41 WIB

Waspadai 5 Efek Samping Setelah Sembuh Demam Berdarah

Senin, 29 November 2021 | 18:17 WIB
X