Ditemui Sehari-hari, Bahan Kimia Ini Bisa Turunkan Kualitas Sperma!

- Senin, 29 Maret 2021 | 11:41 WIB
Sperma.
Sperma.

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Seorang ahli epidemiologi telah menghabiskan 20 tahun meneliti bagaimana gaya hidup dan lingkungan mengacaukan hormon dan kemampuan reproduksi kita.

Dikutip dari Himedik.com, dalam buku barunya, Shanna Swan menggunakan penelitiannya untuk menjelaskan bagaimana bahan kimia tak terlihat dalam perekat dan plastik terkait dengan penurunan jumlah sperma, kecilnya ukuran penis, serta kemampuan reproduksi menurun pada orang dewasa, anak-anak, dan bayi belum lahir.

Menurut Swan, bahan-bahan kimia tersebut menganggu cara produksi hormon endokrin di dalam tubuh. Pada akhirnya, gangguan ini dapat menyebabkan obesitas, rendahnya ID, dan kelahiran prematur.

Jika sang ibu telah terpapar bahan kimia tersebut, gangguan produksi endokrin dapat memengaruhi bayi saat tumbuh di dalam rahim. Bahan kimia ini dapat ditalirkan melalui ASI.

Swan juga menemukan zat tersebut menurunkan reproduksi testosteron, lapor Insider.

Untuk menghentikan efek bahan kimia dan plastik penghambat kesuburan ini, Swan merekomendasikan untuk membatasi paparan racun dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh bahan kimia ini adalah ftalat dan bisphenol. Beberapa perusahaan telah berjanji untuk menghilangkan ftalat dari produk mereka, seperti Annie's.

Ftalat atau ester ftalat merupakan bahan kimia yang digunakan sebagai plasticizer untuk meningkatkan kelenturan, transparansi, dan daya tahan produk.

Sementara biphenol atau biphenol-A (BPA) merupakan bahan kimia yang biasa ditambahkan ke wadah makanan dan produk kebersihan. Jika ditambahkan dengan senyawa lain akan menghasilkan plastik polikarbonat yang kuat dan tangguh.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

5 Cara Menghilangkan Batuk dalam Sekejap

Senin, 16 Mei 2022 | 23:43 WIB

5 Ciri Anda Kecanduan Seks, Cek Segera!

Senin, 9 Mei 2022 | 14:47 WIB

4 Penyebab Bau Kaki, Stres hingga Infeksi

Senin, 9 Mei 2022 | 14:37 WIB

9 Cara Mencegah Hepatitis Akut pada Anak

Senin, 9 Mei 2022 | 11:53 WIB
X