Sabun Kedaluwarsa Masih Ampuh Basmi Kuman?

- Selasa, 24 November 2020 | 19:21 WIB
Cuci tangan menggunakan Sabun.
Cuci tangan menggunakan Sabun.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Baik sabun yang diproduksi secara massal di pabrik maupun sabun buatan rumahan biasanya memiliki tanggal kedaluwarsa. Namun, sabun yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa ternyata masih bisa digunakan.

Secara umum, sabun yang diproduksi secara massal di pabrik memiliki masa penggunaan hingga dua tahun atau lebih. Sedangkan sabun handmade umumnya bisa bertahan selama satu tahun setelah dibeli.

Akan tetapi, kedua jenis sabun ini biasanya masih bisa digunakan meski sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Setidaknya , ada dua hal yang perlu diketahui terkait sabun kedaluwarsa. Berikut ini adalah kedua hal tersebut, seperti dilansir Insider.

Masih efektif memberi perlindungan
Sabun merupakan surfaktan yang dapat mengurangi tekanan permukaan air sekaligus membuat molekul licin. Air yang sudah bercampur dengan sabun memiliki kemampuan untuk mengikat, menjebak, dan mengendurkan minyak serta lemak yang ada di permukaan kulit beserta kuman-kuman yang terkandung di dalamnya.

Sabun juga dapat membunuh kuman karena struktur molekulernya memiliki ujung polar dan nonpolar. Ujung polar membantu sabun larut di dalam air, sedangkan ujung nonpolar membantu mengikat minyak dari permukaan kulit. Ujung nonpolar inilah yang membantu membunuh kuman.

Ahli kimia organik dari Villanova University Kevin Minbiole PhD mengatakan, sabun batangan atau cair yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa tetap efektif dalam melawan kuman. Akan tetapi, sabun kedaluwarsa hanya efektif bila masih bisa menghasilkan busa atau buih ketika digunakan.

Kapan sabun tak bisa digunakan lagi?
Salah satu tanda yang menunjukkan bahwa sabun tak lagi layak digunakan adalah ketika sabun tak lagi menimbulkan busa atau buih. Ciri lainnya adalah sabun tampak pecah, kering, atau tak lagi memiliki aroma yang sama seperti saat pertama kali dibeli.

Selain itu, sabun sebaiknya tak digunakan bila sudah ditumbuhi oleh bercak berwarna oranye. Warna oranye ini muncul ketika minyak yang digunakan dalam sabun sudah menjadi tengik.

Dalam kondisi ini, sabun sebenarnya masih aman digunakan. Akan tetapi, aroma yang ditimbulkan cukup berbau.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

Positif Covid-19 Setelah Vaksin, Kok Bisa?

Rabu, 27 Oktober 2021 | 14:48 WIB

Apakah Asma Menular? Yuk, Cek Faktanya

Selasa, 26 Oktober 2021 | 18:12 WIB

Waspada! Telapak Kaki Dingin Tanda Kolesterol Tinggi

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:26 WIB

5 Efek Buruk Posisi Tidur Miring Kanan dan Tengkurap

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 20:56 WIB

5 Khasiat Minyak Zaitun untuk Wajah, Bikin Awet Muda!

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 14:22 WIB

6 Manfaat Daun Jelatang, Obat Eksim hingga Rematik

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:51 WIB

3 Minuman Penurun Berat Badan, Bisa Dibuat di Rumah!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 14:07 WIB
X