Memahami Perbedaan Rematik dan Asam Urat, Biar Tidak Salah Obat

- Sabtu, 20 Maret 2021 | 12:43 WIB
Ilustrasi sakit persendian.
Ilustrasi sakit persendian.

Sementara itu, asam urat lebih banyak ditemukan pada kelompok usia dewasa muda dengan berat badan berlebih dan lebih sering terjadi pada pria. Kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol atau makanan dengan pemanis tambahan juga dapat meningkatkan risiko terkena asam urat.

Perbedaan cara pengobatan
Perlu diketahui bahwa hingga saat ini, belum ada pengobatan yang efektif untuk menyembuhkan kondisi rematik. Langkah pengobatan yang dilakukan umumnya hanya untuk meredakan gejala yang muncul.

Obat-obatan seperti antirematik, antinyeri, dan kortikosteroid akan diberikan oleh dokter, namun pengobatan tersebut perlu disesuaikan dengan tingkat keparahan rematik yang diderita.

Untuk kondisi asam urat, pengobatan bisa dengan obat-obatan seperti colchicine, obat antiinflamasi nonsteroid, dan kortikosteroid. Agar kadar asam urat dalam tubuh tidak terlalu tinggi, dokter juga akan memberikan obat penurun asam urat seperti allopurinol dan menyarankan Anda untuk membatasi asupan makanan tinggi purin dan alkohol.

Penyakit asam urat dan rematik terkadang bisa mirip satu sama lain. Namun, pada dasarnya, kedua kondisi tersebut disebabkan oleh hal yang berbeda. Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan ke dokter agar penanganan dan pengobatan dapat dilakukan secara tepat.

Cara Mencegah Rematik dan Asam Urat
Secara umum, cara mencegah rematik dan asam urat yang efektif adalah menjalani gaya hidup yang lebih sehat dengan rutin berolahraga, serta berhenti merokok dan mengosumsi minuman beralkohol.

Selain itu, beberapa cara yang juga dapat dilakukan untuk mencegah rematik dan asam urat adalah sebagai berikut:

Menerapkan pola makan sehat
Anda bisa melakukan diet sehat agar tidak memicu gejala rematik dan asam urat kembali terulang. Menjalani pola makan sehat bisa dilakukan dengan menjauhi minuman beralkohol, membatasi konsumsi daging, serta mengurangi makanan tinggi purin, terutama bagi penderita asam urat.

Menjaga berat badan ideal
Berat badan berlebih atau obesitas bisa menjadi faktor risiko asam urat dan rematik. Oleh karena itu, mempertahankan berat badan yang ideal melalui pola makan sehat dan olahraga teratur dapat mencegah munculnya gejala.

Membatasi paparan polutan lingkungan
Terdapat penelitian yang menyatakan bahwa paparan polusi lingkungan dapat meningkatkan risiko rematik. Jika pekerjaan Anda berisiko tinggi terpapar bahan kimia berbahaya, pastikan untuk memakai alat pelindung diri yang tepat saat bekerja.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

Awas Ukuran Penis Mengecil, Ini Penyebabnya

Senin, 17 Januari 2022 | 18:29 WIB

Video Belatung di Vagina Wanita Dr Boyke Turun Tangan

Minggu, 16 Januari 2022 | 13:55 WIB

Tips Diet dengan Konsumsi Kopi, Emang Bisa?

Minggu, 16 Januari 2022 | 11:00 WIB

Gejala DBD Anak, Waspadai Selama Musim Hujan

Minggu, 16 Januari 2022 | 10:00 WIB

Cara Menyelamatkan Diri saat Gempa Bumi kata BNPB

Jumat, 14 Januari 2022 | 17:05 WIB

4 Dampak Buruk Akibat Nonton Film Porno

Jumat, 14 Januari 2022 | 12:14 WIB
X